• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Rekam Jejak Sate Maranggi yang Kini Mendunia

Padahal dulunya berasal dari limbah atau sisa-sisa potongan daging peternakan domba di wilayah Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta Jawa Barat

ditulis oleh Editor
6 November 2025 15:09
Durasi baca: 3 menit
sate maranggi yang mendunia

Chef Alfan Musthafa dan sate maranggi yang mendunia (foto/IG)

Bacaini.ID, KEDIRI – Berkat sate maranggi Alfan Musthafa, chef asal Indonesia meraih gelar bergengsi sebagai Queensland Professional Chef of the Year 2025 di Australia.

Di tangan Alfan, rasa sate maranggi yang merupakan menu tradisional disesuaikan dengan selera lidah warga lokal.

Lomba yang digelar sebagai bagian acara tahunan Food & Hospitality Queensland (FHQ). Ajang tahunan itu sekaligus mengangkat nama Alfan Musthafa dan Warisan, bisnis restoran asia-nya di Brisbane, Australia.

Kemenangan tersebut juga membuat publik Australia penasaran dengan menu sate maranggi yang merupakan sate khas Sunda.

Seperti diketahui sate maranggi menjadi salah satu menu sate dari Indonesia yang memiliki sejarah unik, baik dari penamaan maupun asal-usulnya.

Baca Juga:

  • Kopi Campur Nasi, Tren Baru Gen Z yang Bernama Bapmericano, Berani Coba?
  • Cerita Mangut Lele yang Bikin Ngiler Megawati Setiap ke Blitar
  • Hidden Gem di Blitar, Wisata Alam yang Belum Tersentuh Orang Luar

Sejarah Sate Maranggi, Limbah Daging di Peternakan

Berbeda dengan sate maranggi olahan chef Alfan Musthafa yang terbuat dari daging pilihan, asal-usul sate maranggi justru berasal dari sisa-sisa daging potongan peternakan domba di Kecamatan Plered, Purwakarta, Jawa Barat.

Dikutip dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, konon sate maranggi merupakan hasil kreasi para pekerja peternakan yang hanya bisa makan daging domba dari sisa-sisa potongan yang harusnya dibuang.

Dengan bahan baku seadanya, para pekerja peternakan tersebut mengolah daging sisa menjadi masakan yang awet dan lezat.

Potongan-potongan kecil daging domba mereka rendam dalam racikan rempah-rempah dengan menambah sedikit gula aren.

Tujuan awalnya sebenarnya agar daging tidak lekas membusuk, namun hasilnya selain lebih tahan lama, daging jadi lebih lezat dengan citarasa yang khas.

Resep racikan daging ini kemudian menyebar secara getok tular di masyarakat sekitar peternakan. Bumbu rendaman daging domba ini menjadi resep andalan warga sekitar.

Beberapa warga setempat pun mendirikan usaha warung sate domba dengan resep tersebut.

Pada awal maraknya usaha warung sate di kawasan tersebut, belum ada penamaan khusus. Hingga kemudian, terdapat satu usaha warung sate yang paling terkenal di Kecamatan Plered, milik seseorang bernama Mak Anggi.

Seiring berjalannya waktu, penyebutan ‘sate mak anggi’ menjadi ‘sate makanggi’. Dan tidak jelas sejak kapan, ‘makanggi’ lebih sering diucapkan sebagai ‘maranggi’.

Dari plesetan nama inilah, akhirnya sate domba khas Purwakarta ini mendapatkan namanya hingga kini, sate maranggi.

Uniknya, sate maranggi memiliki banyak versi resep yang dikembangkan sendiri oleh para penjualnya menyesuaikan lingkungan setempat yang akhirnya memperkaya lanskap gastronomi Jawa Barat khususnya pada sate maranggi.

Seperti yang dilakukan Chef Alfan Musthafa pada menu sate maranggi olahannya yang menyesuaikan lidah Australia, sate maranggi di tempat asalnya pun demikian.

Masing-masing wilayah memiliki kekhasan sendiri. Meskipun resep dasar yang digunakan sama: daging domba, rempah, gula aren, namun penyajiannya bisa berbeda-beda.

Sate maranggi Cibungur, dikenal menggunakan sambal tomat sebagai pelengkap. Sementara sate maranggi Wanayasa, menggunakan sambal oncom dan ketan bakar sebagai pengganti nasi.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: rekam jejak sate maranggi
Via: sejarah sate maranggi
Tags: alfan musthafaasal usul sate maranggibacaini.idcerita sate maranggirekam jejaksate maranggi
Advertisement Banner

Comments 3

  1. Pingback: Pertamina Incar Potensi Migas di Laut Selatan Trenggalek – Bacaini.id
  2. Pingback: Toyota Calya di Jombang Dihajar Pohon Tumbang, Ini Nasib Sopir – Bacaini.id
  3. Pingback: 7 November Hari Wayang Nasional, Ini 3 Dalang ‘Abadi’ – Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tanaman hias gantung menghiasi teras rumah sebagai tradisi mempercantik rumah jelang Ramadhan

Tradisi Percantik Rumah Jelang Ramadhan, Ini 4 Tanaman Gantung Paling Digemari

Sidang vonis kasus penganiayaan guru oleh suami anggota DPRD Trenggalek di Pengadilan Negeri Trenggalek

Suami DPRD Arogan Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara 

Puluhan siswa SD di Tulungagung dirawat akibat keracunan massal menu MBG

‘Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In