• Login
Bacaini.id
Thursday, March 5, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Perjalanan Mas Bre, dari Pekerja Serabutan Sukses Berbisnis Sound Horeg

ditulis oleh Redaksi
7 August 2025 20:14
Durasi baca: 2 menit
Mas Bre. Foto: screenshot @MasBre Channel

Mas Bre. Foto: screenshot @MasBre Channel

Sound Horeg zaman dulu tidak sekeras ini

Bacaini.ID, BLITAR – Perbincangan tentang sound horeg tak bisa dilepaskan dari Mas Bre, pengusaha sound horeg asal Blitar yang memiliki banyak penggemar di tanah air. Kepada Bacaini.ID, Mas Bre menuturkan perjalanan hidupnya hingga terjun ke dunia sound horeg.

Mas Bre adalah julukan yang diberikan penggemar sound horeg kepada Muzahidin, pria kelahiran Udanawu, Kabupaten Blitar tahun 1986. Mas Bre sendiri singkatan dari Brewog, yang menjadi identitas Muzahidin dengan cambang dan kumis yang lebat.

Jauh sebelum mengenal sound horeg, Mas Bre adalah pekerja serabutan yang mencari nafkah dengan berbisnis online. Kala itu bisnis online belum begitu banyak menarik perhatian orang.

Perkenalan Mas Bre pada sound horeg terjadi di tahun 2017. Entah kenapa ia menikmati momen ketika berada di depan sound. Saat itu karnaval sound horeg sedang digandrungi anak muda di Blitar, terutama saat peringatan kemerdekaan RI. “Pada akhir tahun 2018, saat pulang nonton karnaval, saya langsung bikin (sound),” kata Mas Bre dalam wawancara dengan Bacaini.ID, Oktober 2021 di Blitar.

Awal merakit sound Mas Bre menggunakan merek Itali bernama RCF. Pengetahuan merakit sound dipelajari dari YouTube. Ia bahkan tidak pernah bersinggungan dengan dunia sound system sebelumnya.

Mas Bre juga mengaku tidak menghitung berapa uang yang dibelanjakan untuk merakit sound pertama kali. “Tahu-tahu uangnya habis,” katanya tertawa.

Namun ia masih mengingat sound pertama kali yang sukses ia rakit pada akhir tahun 2018. Sound itu kemudian ditampilkan di Ringinanom, hingga akhirnya dikenal luas dan mulai disewakan secara profesional pada tahun 2019.

Ada yang menarik dari cerita Mas Bre tentang sound horeg. Menurutnya, awal mula karnaval sound muncul tidak menghasilkan suara sekencang sekarang. “Saat itu tumpukannya masih sedikit, jadi suaranya tidak begitu keras. Tapi lama-lama makin besar dan mulai menggunakan truk,” katanya.

Pertunjukan sound horeg zaman dulu juga tidak memerlukan izin khusus. Apalagi jika dilakukan pada saat karnaval. Bahkan menurut Mas Bre, selama menyewakan sound tidak pernah ada komplain atau penolakan dari masyarakat. “Selama ini kan yang nyewa dari kalangan yang suka,” katanya.

Bahkan saat merakit dan mengujicobakan sound di rumah, Mas Bre mengklaim tidak ada satupun tetangganya yang keberatan. Ini karena ia memilih waktu menyalakan sound saat warga sedang bekerja di sawah.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: blitarbrewok audiokarnavalmas bresound horeg
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Alat berat breaker dan ekskavator membersihkan material longsor di jalur nasional KM 16 Trenggalek-Ponorogo

Target 2 Hari, Jalur Trenggalek-Ponorogo di KM 16 Bisa Kembali Diakses Usai Longsor

Buah blewah segar berwarna jingga dengan serutan daging buah dalam mangkuk, kaya air dan vitamin, cocok untuk berbuka puasa

Kenapa Blewah Baik untuk Puasa? Ini Manfaat Kesehatannya

Mbak Wali Ingatkan Peran Keluarga Kepada PKK

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat refleksi 1 tahun pemerintahan di Monumen PETA tanpa kehadiran Wakil Wali Kota

    Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In