• Login
Bacaini.id
Thursday, April 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Krisis Paruh Baya Hampiri Manusia Usia 40-50, Ini Gejalanya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
30 April 2025 11:34
Durasi baca: 2 menit
Krisis Paruh Baya Hampiri Manusia Usia 40-50, Ini Gejalanya (foto ilustrasi/freepik)

Krisis Paruh Baya Hampiri Manusia Usia 40-50, Ini Gejalanya (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Ada banyak penelitian yang menyebut kebahagiaan manusia yang mengacu pada usianya digambarkan seperti kurva U.

Puncak kebahagiaan terjadi pada masa muda dan usia tua. Sementara titik rendahnya di usia paruh baya, yang dimulai sekitar 40-an hingga 50-an.

Di usia inilah seseorang akan mengalami fase krisis paruh baya. Fase di mana kesejahteraan emosional seperti diuji kembali.

Namun dalam masa itu terdapat juga fase ‘midlife slump’. Secara harfiah, midlife slump diartikan sebagai penurunan kesehatan mental paruh baya.

Berbeda dari krisis paruh baya, midlife slump adalah ‘gejala’ dari krisis paruh baya. Fase ketika seseorang secara alami mengalami penurunan kesejahteraan sosial secara perlahan.

Tanda-tanda fase midlife slump

Dikutip dari Don’t Change Much, beberapa tanda midlife slump di antaranya:

• Tidur lebih lama atau lebih sedikit dari biasanya

• Meningkatnya perasaan kesepian

• Meningkatnya pikiran tentang penyesalan pada hal yang sudah berlalu, dan refleksi terus-menerus tentang hidup

• Perasaan bahwa ada sesuatu yang hilang

• Merasa terjebak dalam kebiasaan

Jonathan Rauch dalam bukunya The Happiness Curve secara tegas menyatakan bahwa fase midlife slump adalah normal dan terjadi pada semua individu.

Fase ini adalah proses bertumbuh manusia untuk mempersiapkan diri menghadapi fase-fase hidup selanjutnya.

Cara atasi midlife slump

• Jika merasa buntu, tidak berkembang atau merasa ‘begini begini saja’, mulai dengan perubahan kecil.

Mengambil rute jalan yang berbeda saat berangkat kerja, mengganti style fashion, mencoba olahraga baru atau hal kecil lain.

Dengan melakukan sesuatu di luar kebiasaan, ini akan membantu setidaknya mengatasi kebosanan pada rutinitas hidup.

• Ciptakan lebih banyak “pengalaman pertama” dalam hidup. Pengalaman pertama pada berbagai hal, dapat merangsang otak untuk terus merasa bersemangat dan bahagia.

Jika tidak pernah berangkat kerja menggunakan angkutan umum, cobalah sesekali. Atau belum pernah mencoba resto termahal di kota, kunjungi.

Berkali-kali melewati museum tapi tidak pernah memasukinya, sesekali cobalah datang dan eksplor museum tersebut.

• Me time, beri waktu diri sendiri untuk menikmati hidup tanpa pasangan atau anak-anak.

Untuk sejenak, berikan waktu pada diri sendiri melepas beban pikiran pada tanggung jawab. Ini juga akan membantu mengatasi kecemasan.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kebahagiaankrisis paruh bayamidlife slumppsikologis
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

Gedung KPK usai OTT Wali Kota Madiun Maidi terkait dugaan korupsi

Skandal Pita Cukai Rokok, Dua Jalur Satu Jaringan Korupsi

Wiji Thukul penyair perlawanan Indonesia yang hilang sejak 1998

May Day 2026: 3 Puisi Perlawanan Wiji Thukul tentang Nasib Buruh dan Kekuasaan

  • Letda Bintang Revolusi pembaretan Kopassus 2026 Nusakambangan

    Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In