• Login
Bacaini.id
Thursday, August 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Santri di Ponpes Nganjuk Diduga Alami Kekerasan Hingga Pendarahan Otak

ditulis oleh Solichan Arif
11 December 2024 19:19
Durasi baca: 2 menit
Kapolres Blitar membantah isu Wakapolres diduga menganiaya ajudan

Kapolres Blitar membantah kabar dugaan penganiayaan ajudan oleh Wakapolres yang beredar melalui pesan WhatsApp. (Ilustrasi kekerasan. Foto: istimewa)

Bacaini.ID, NGANJUK – Seorang santri di Pondok Pesantren Fathul Mubtadi’in Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diduga menjadi korban penganiayaan.

Korban berinisial MKM (12) diketahui masih duduk di sekolah menengah pertama. Akibat dugaan penganiayaan itu korban mengalami pendarahan otak dan terpaksa dioperasi.

Peristiwa kekerasan pada 14 November 2024 itu berlangsung di kamar pondok dan diduga dilakukan oleh sesama santri.  Saat ini kasusnya telah dilaporkan ke kepolisian.

Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro menghimbau terduga pelaku penganiayaan santri untuk segera menyerahkan diri, mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami berharap keluarga pelaku ikut serta menyelesaikan masalah ini dengan menyerahkan pelaku. Tindakan tegas akan diambil sesuai hukum yang berlaku, namun kami tetap mengutamakan penyelesaian secara manusiawi,” ujar Siswantoro kepada wartawan Rabu (11/12/2024).

Informasi yang disampaikan Kasatreskrim AKP Julkifli Sinaga, korban yang mengalami pendarahan otak menjalani perawatan intensif di RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku adalah teman sekamar korban di pondok pesantren, yang diduga melakukan kekerasan fisik hingga korban mengalami kondisi serius,” ungkap Julkifli.

Korban yang sempat dibawa ke rumah kerabatnya awalnya mengeluh pusing. Hasil diagnosa yang bersangkutan sakit tipes namun kondisinya terus memburuk.

Ia kemudian mengaku menjadi korban kekerasan fisik sesama santri. Adapun apa motifnya masih dalam penyelidikan kepolisian.

Saat ini petugas telah memintai keterangan saksi, termasuk keluarga, teman sekamar korban dan pihak pondok pesantren.

“Barang bukti berupa hasil diagnosa medis korban juga telah dikumpulkan,” pungkas Julkifli.

Penulis: Asep Bahar

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bacainikekerasan santripendarahan otakpenganiayaanponpesponpes nganjuksantri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

tradisi makan bersama Nusantara bancakan liwetan makan bajamba dan megibung

3 Tradisi Makan Bersama Nusantara, dari Bancakan hingga Megibung

Gus Salam soroti netralitas panitia Muktamar NU ke-35 Jombang

Gus Salam Soroti Netralitas Panitia Muktamar NU: Ada Indikasi Keberpihakan

Perceraian di Blitar didominasi masalah ekonomi sepanjang Januari-Agustus 2026

287 Perceraian di Blitar Didominasi Masalah Ekonomi

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In