• Login
Bacaini.id
Thursday, March 19, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Terasi, Sejarah Singkat dan Tips Memilih yang Alami

ditulis oleh Editor
21 September 2024 14:55
Durasi baca: 3 menit
Terasi, Sejarah Singkat dan Tips Memilih yang Alami. (foto ilustrasi/foodies.id)

Terasi, Sejarah Singkat dan Tips Memilih yang Alami. (foto ilustrasi/foodies.id)

Bacaini.ID, KEDIRI – Terasi atau belacan merupakan bumbu masak yang terbuat dari ikan atau udang rebon.

Proses fermentasi yang bikin warna terasi terlihat hitam atau cokelat kemerahan, meski kadang ada juga yang menambahkan pewarna sehingga merahnya lebih benderang.

Terasi merupakan salah satu bumbu masak yang penting, utamanya bagi masyarakat, khususnya emak-emak di kawasan Asia Tenggara dan Tiongkok Selatan.

Terasi punya sejarah panjang, yang diperkirakan mula-mula datang dari Asia Tenggara, dan lantas menyebar ke selatan hingga ke wilayah kepulauan Asia Tenggara.

Ada yang mempercayai terasi sudah ada sejak zaman Kerajaan Singhapura di wilayah Temasek.

Raja Tiongkok yang bertandang ke Cirebon lantaran terkenal akan udang rebonnya, melihat peluang untuk mengolah udang menjadi terasi.

Dilansir dari buku karya Nuran Wibisono, Selama Ada Sambal Hidup Akan Baik-Baik Saja, terungkap kaitan terasi dengan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi nasi.

Kenneth Riddle dan Naomichi Ishige dalam makalah yang berjudul On the Origins, Diffusion and Cultural Context of Fermented Fish Products in Southeast Asia, menyebut orang-orang di Asia Timur mengonsumsi nasi dalam jumlah banyak sebagai sumber energi yang murah.

Sebagai pelengkap vital adalah lauk dengan cita rasa asin. Maka hasil fermentasi ikan atau udang cocok sebagai kondimen lantaran murah, mudah dibuat, masa kadaluarsa yang panjang, serta bercita rasa gurih.

Dari situ tidak heran terasi menjadi sangat familiar di kawasan Asia sekaligus jadi bumbu penting dalam masakan tradisional.

Indonesia sendiri punya produsen terasi terbaik, seperti Cirebon, Purworejo, Lampung, Bangka-Belitung, Madura, Puger, Tuban, Rembang dan Lombok.

Terasi di setiap daerah memiliki khas masing-masing. Kendati demikian terasi yang baik dan bercita rasa enak, secara umum punya beberapa ciri khusus, di antaranya:

Aroma

Aroma terasi sangat khas, kuat. Terasi yang enak kondisinya baik, sekalipun beraroma tajam, tapi tetap segar. Yang dimaksud adalah tidak tengik atau busuk.

Bau busuk dan tengik menandakan terasi berkualitas rendah atau kadaluwarsa.

Warna

Warna hitam terasi merupakan warna alami yang berasal dari pigmen ikan atau udang.

Karena itu terasi alami selalu berwarna hitam sampai cokelat kemerahan, dan dipastikan tanpa pewarna.

Sementara terasi yang berwarna merah atau lebih cerah biasanya menggunakan pewarna.

Jenis

Terasi memiliki dua jenis berdasar bahan bakunya. Terasi ikan dan terasi udang. Terasi ikan memiliki warna yang lebih pekat dan aroma lebih tajam, sementara terasi udang lebih cerah namun aromanya lebih sedap.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: belacansejarah terasiterasi
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun saat mudik Lebaran 2026

Layanan KAI Daop 7 Madiun Selama Mudik Lebaran 2026

Kondisi jalur nasional Trenggalek–Ponorogo yang diberlakukan buka tutup karena rawan longsor saat arus mudik

Jalur Trenggalek-Ponorogo Berlaku Buka Tutup Saat Mudik Lebaran 2026

keluarga mudik lebaran bersama anak

Tips Mudik Lebaran Bersama Balita agar Nyaman, Aman, dan Anti Rewel

  • Bkami GM. Foto: istimewa

    Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Al Muhdlor Tulungagung Salat Ied 19 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In