• Login
Bacaini.id
Sunday, August 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ukur Capaian Intervensi Serentak Penanganan Stunting, Pemkot Kediri Gelar Monev bersama TPPS

ditulis oleh
3 July 2024 20:31
Durasi baca: 2 menit
Ukur Capaian Intervensi Serentak Penanganan Stunting, Pemkot Kediri Gelar Monev bersama TPPS. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Ukur Capaian Intervensi Serentak Penanganan Stunting, Pemkot Kediri Gelar Monev bersama TPPS. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini. ID, KEDIRI – Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit memimpin langsung kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting, Rabu (3/7) dengan mengundang seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Kediri.

Berlangsung di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, rakor diselenggarakan guna mengetahui hasil capaian pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting di Kota Kediri yang telah dilakukan selama bulan Juni 2024. Sekaligus menindaklanjuti surat edaran Kemendagri  tentang pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting.

Didampingi Kepala DP3AP2KB serta Sekretaris Bappeda, dalam arahannya Bagus Alit menuturkan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama untuk penanganan stunting di Kota Kediri. “Jika kita memiliki komitmen yang sama dan kuat, maka dalam hal penanganan stunting ini tidak akan sulit. Jangan ada egosektoral dan semua harus memiliki niat dan tujuan yang sama bahwa penanganan stunting di Kota Kediri harus dilakukan lebih serius,” tuturnya.

Selanjutnya, Bagus Alit memaparkan kegiatan pendukung yang telah dilakukan Pemerintah Kota Kediri sekaligus kendala yang dihadapi dalam melakukan intervensi serentak pencegahan stunting. Dalam kesempatan tersebut Bagus Alit sekaligus memastikan ’10 PASTI’ yakni program strategis yang telah dirumuskan pemerintah dalam intervensi serentak penanganan stunting bisa dilaksanakan secara optimal oleh OPD terkait.

Program ini mencakup memastikan pendataan seluruh calon pengantin, ibu hamil dan balita, memastikan alat antropometri tersedia di posyandu, memastikan kader posyandu memiliki keterampilan dalam penimbangan dan pengukuran, memastikan ketersediaan pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasilitas layanan Kesehatan, memastikan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan intervensi serentak, memastikan pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran serta intervensi ke dalam sistem informasi (e-PPGBM) dihari yang sama, memastikan calon pengantin, ibu hamil dan balita mendapatkan edukasi, memastikan ibu hamil dan balita yang bermasalah dengan gizi mendapatkan intervensi, dan memastikan penimbangan dan pengukuran menggunakan antropometri terstandar.

“10 PASTI ini saya harapkan bisa dilakukan dengan baik oleh OPD terkait sehingga apa yang kita lakukan bisa sesuai atau bahkan melebihi target yang telah kita sepakati,” terangnya.

Disampaikan pula sebagai rencana tindak lanjut akan dilakukan beberapa hal berikut yakni mengoptimalkan peran masyarakat dalam menggerakan balita ke posyandu, instruksi bagi kelurahan melalui P3NK agar mensyaratkan pendaftaran elsimil untuk pengantar nikah kelurahan, monitoring dinas kesehatan ke puskesmas agar memastikan keberlanjutan kegiatan ini dilaksanakan kontinue setiap bulan, dll. “Saya harapkan nanti ada evaluasi yang kita laksanakan setiap 3 bulan supaya apa yang telah kita lakukan bisa berkelanjutan dan mewujudkan Kota Kediri menjadi zero stunting,” ajaknya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediripemkot kediristunting
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Warga Blitar dan Malang membuka paksa portal Jalan Bendungan Lahor setelah penutupan akses oleh PJT I pada 1 Agustus 2026

Portal Jalan Bendungan Lahor Dibuka Paksa Warga Blitar, Penutupan Gagal

Pengisian tangki BBM di SPBU. Foto: Pertamina

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026

Nasirun maestro lukis Indonesia yang meninggal dunia pada 1 Agustus 2026

Nasirun Meninggal Dunia, Profil Maestro Lukis Indonesia dan Jejak Karyanya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In