• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pemkot Kediri Bersama Pegiat Perlindungan Anak Rapatkan Barisan Tangani Anak Putus Sekolah

ditulis oleh
8 May 2024 20:00
Durasi baca: 2 menit
Pemkot Kediri Bersama Pegiat Perlindungan Anak Rapatkan Barisan Tangani Anak Putus Sekolah. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Pemkot Kediri Bersama Pegiat Perlindungan Anak Rapatkan Barisan Tangani Anak Putus Sekolah. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.id, KEDIRI – Pendidikan merupakan hal yang esensial bagi setiap individu. Akan sangat disayangkan jika seseorang harus putus sekolah karena suatu alasan, terlebih di usia-usia pelajar. Tak mau hal tersebut terjadi, Pemkot Kediri bersama dengan Yayasan Lembaga Perlindungan Anak (YLPA) dan pegiat perlindungan anak di Kota Kediri merapatkan barisan tangani anak putus sekolah.

Hal tersebut tercermin dalam sebuah kegiatan berbalut halal bihalal yang terselenggara di Ngronggo Sport Art Center Kota Kediri, Rabu, (8/5). Berkonsep sarasehan, kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 50 orang perwakilan dari Satgas PPA, TRC, SKB dan Pengelola PKBM di Kota Kediri.

Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengutarakan bahwa penanganan anak putus sekolah menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Kediri. Dengan demikian, penanganannya harus dilakukan sematang dan sebaik mungkin.

“Jangan biarkan anak-anak kita, saudara kita, tetangga kita, dan orang-orang disekitar kita putus sekolah. Sebab pendidikan merupakan hal yang fundamental sebagai bekal setiap individu menyambut masa depan,” tutur dia.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, perlu peran serta dari berbagai pihak utamanya para pegiat perlindungan anak untuk bekerja sama dalam melakukan penanganan anak putus sekolah,” tegasnya.

Menurutnya dengan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kota Kediri bersama dengan setiap pegiat perlindungan anak dan masyarakat di Kota Kediri, isu anak putus sekolah dapat tertangani dengan baik dan diharapkan dapat hasil yang maksimal.

“Penanganan anak putus sekolah sedikit berbeda dengan anak pada umumnya, selain pendidikan mereka juga memerlukan pendampingan dan motivasi yang kuat supaya mereka mau dan semangat untuk melanjutkan pendidikan mereka,” imbuh Anang.

Disamping itu ia juga menjelaskan bahwa ada berbagai latar belakang yang mendasari anak putus sekolah untuk melanjutkan studi mereka disamping hambatan finansial. “Perlu pendekatan secara emosional juga untuk membagkitkan rasa percaya diri mereka sehingga kembali bersemangat untuk melanjutkan studi,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua YLPA Kota Kediri, Ulul Hadi menyampaikan bahwa pihaknya siap berkolaborasi untuk menuntaskan permasalahan anak putus sekolah di Kota Kediri.

“Pemenuhan hak anak tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja melainkan perlu sinergi dari lembaga lembaga non pemerintah termasuk aktivis pegiat perlindungan anak,”ucapnya.

“Hal tersebut sejalan dengan target peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Kediri,”imbuhnya.

Menurutnya, dengan demikian hak pendidikan dapat dimiliki oleh setiap anak di Kota Kediri terutaka anak-anak bermasalah dengan berbagai hambatan-hambatan yang dihadapi.

Selain halal bihalal kegiatan yang digawangi oleh YLPA ini dilanjutkan dengan sesi diskusi membahas mengenai strategi penanganan anak putus sekolah dan solusi untuk menghadapi suatu kendala termasuk prosedur pendaftaran PKBM/SKB.(ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediripemkot kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In