• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Anti Klimaks Jokowi Kepada PDIP

ditulis oleh
29 September 2023 10:35
Durasi baca: 3 menit
Danny Wibisono

Danny Wibisono

Dinamika politik antara Presiden Jokowi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjelang pemilu 2024 makin menarik.

Bermula saat PDIP secara mendadak mengumumkan pencalonan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, publik dibuat terkejut. Termasuk Jokowi yang merupakan kader PDIP sekaligus petugas partai yang duduk di kursi presiden.

Kala itu Jokowi dan keluarga sedang mudik ke kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah, ketika tiba-tiba PDIP membuat keputusan penting. Mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden untuk Pemilu 2024.

Spekulasi bermunculan, termasuk anggapan jika Jokowi tak dilibatkan dalam pembuatan keputusan besar itu. Sehingga ia buru-buru meninggalkan acara keluarga dan bergeser ke Batutulis, Bogor untuk mengikuti pengumuman yang dihadiri segelintir orang.

Pencapresan Ganjar Pranowo yang pada awalnya sempat tidak mendapat restu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ini terkesan dadakan. Pengamat politik nasional bahkan tegas menyebut pencapresan Ganjar adalah manuver kuncian agar tidak dicalonkan partai lain, meski faktanya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah lebih dulu mengusungnya.

Langkah itu sekaligus membentengi Ganjar agar tidak dicaplok menjadi cawapres kandidat lain yang sudah lebih dulu running.

Di lain sisi, pemberian rekomendasi kepada calon kepala daerah dan presiden di internal PDIP sudah tidak lagi melalui mekanisme munas, KLB, kongres, ataupun pemilu raya internal. Keputusan itu menjadi otoritas penuh ketua umum partai. Hal ini menambah makin tebalnya tabir misteri di balik penunjukan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PDIP. Dinamika ini bertolak belakang dengan penunjukan Jokowi sebagai calon presiden pada pilpres 2014 lalu.

Jokowi, yang menurut penulis, memiliki Jokowi Effect terhadap meroketnya perolehan suara PDIP pada pemilu 2014 dan 2019, menjadi pisau bermata dua bagi PDIP.

Jokowi dianggap sebagai aliran baru di luar ‘trah Soekarno’ yang sewaktu-waktu bisa menjadi terlalu kuat, meski tidak pernah tertarik mendirikan sebuah partai.

Relawan Jokowi makin besar dan berkembang menjadi sebuah kekuatan politik baru. Mereka duduk di kursi kabinet dan komisaris BUMN, tanpa kepastian mendukung PDIP dalam pemilu 2024 mendatang.

Sayangnya, ‘kemegahan’ yang dimiliki Jokowi ini tidak otomatis membuatnya dilibatkan dalam pembuatan keputusan penting PDIP, termasuk saat menentukan calon presiden. Bahkan sejumlah kandidat calon wakil presiden yang disodorkan seperti Erick Thohir dan Mahfud MD cenderung diabaikan oleh PDIP.

Penolakan inilah yang membuat Jokowi acap kali membuat pesan yang sama kepada relawannya, “ojo kesusu” (jangan terburu-buru). Sebaliknya, relawan Jokowi justru terang-terangan mendukung pencapresan Prabowo Subianto. Dalam sejumlah acara kementerian, kehadiran Jokowi hampir selalu bersamaan dengan Prabowo dan Erick Thohir.

Namun apa lacur, kode-kode yang disampaikan Jokowi tak membuat elit PDIP bergeming, hingga memantik Jokowi mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan publik. Jokowi mengaku sudah mengantongi laporan dan data intelijen terkait arah dan tujuan parpol-parpol.

Panas dingin hubungan Jokowi dan PDIP makin meruncing saat putranya yang juga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming tidak diundang dalam konsolidasi partai yang digelar PDIP. Kepada media, sejumlah elit PDIP menyebut hal itu adalah kesalahan teknis yang tidak disengaja.

Seakan membalas sikap tersebut, Jokowi lagi-lagi melempar kode keras kepada PDIP, dengan mengizinkan putranya Kaesang Pangarep masuk dan menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sikap ini seakan menjelaskan pernyataan Jokowi yang meminta pendukungnya ‘ojo kesusu’ makin terang benderang.

Penulis menganalisa Jokowi sedang berhitung dengan PDIP terkait nasibnya usai tidak lagi menjadi presiden. Ia seperti tidak ingin dipandang sebelah mata, apalagi ‘dikotak’ setelah lengser keprabon.

Jika hal itu benar dilakukan Jokowi, bersiaplah PDIP kehilangan banyak suara dalam Pileg 2024 mendatang. Namun jika tidak, publik akan menguji sejauh mana tuah Jokowi Effect masih bisa mendongkrak perolehan PDIP.

Dinamika ini secara otomatis membawa konsekuensi pula pada Tim 7 yang dibentuk Jokowi untuk memenangkan Ganjar Pranowo. Tidak menutup kemungkinan keberadaan tim yang diketuai seorang profesor itu akan diutak-atik oleh PDIP.

Penulis: Danny Kunto Wibisono*
*)M
ahasiswa aktif Ilmu Politik, IISIP Jakarta.

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Ganjar PranowojokowiPDIPPemilu 2024pilpres
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Kecerdikan Prabowo Membidik Jokowi Sebagai Kekuatan Politik Baru - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

Nelayan Pantai Prigi Trenggalek menyiapkan kapal di tengah kenaikan harga solar industri

Harga Solar Industri Naik, Nelayan Prigi Trenggalek Keluhkan Biaya Melaut Membengkak

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In