• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dinkes Edukasi Pedagang, Bahaya Koran Untuk Bungkus Makanan

ditulis oleh Editor
1 April 2023 11:22
Durasi baca: 2 menit
Fauzan Adima bersama AKBP Teddy saat sidak pedagang takjil. Foto: Ist

Fauzan Adima bersama AKBP Teddy saat sidak pedagang takjil. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Pemkot Kediri mengimbau kepada para pedagang makanan untuk tidak menggunakan koran sebagai bungkus makanan. Bukan tanpa alasan, membungkus makanan dengan kertas koran bisa berbahaya bagi kesehatan.

Saat melakukan sidak takjil, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima mengatakan membungkus makanan dengan kertas koran sangat tidak dianjurkan karena selain tidak higienis, tinta yang terdapat pada koran bisa menimbulkan penyakit jika terkontaminasi pada makanan.

Meskipun tidak mendapati adanya makanan yang dibungkus dengan kertas koran, Fauzan tetap memberikan edukasi kepada para pedagang takjil terkait bahaya penggunaan kertas koran sebagai pembungkus makanan.

“Karena masih banyak yang belum memahami bahayanya, jadi kami harapkan semua pedagang mematuhi himbauan ini,” ucap Fauzan, di lokasi sidak pada Jumat, 31 Maret 2023.

Fauzan menjelaskan, tinta pada kertas koran dikhawatirkan dapat meleleh dan mencemari makanan jika terkena panas. Karena tinta adalah salah satu bahan berbahaya untuk dikonsumsi. “Sayang sekali jika makanan sebenarnya sudah aman, namun karena terkontaminasi bungkus koran menjadi berbahaya,” terangnya.

Sementara itu, sidak takjil sendiri dilakukan di dua lokasi berbeda yaitu di jalan Hayam Wuruk dan jalan Jaksa Agung Suprapto. Total sebanyak 35 sampel diambil secara acak dari para pedagang dan diuji kandungan yang terdapat pada makanan diantaranya tahu, krupuk, janggelan, dan kripik usus.

“Alhamdulillah dari sampel yang diambil semuanya negatif, baik dari pewarna, bahan pengawet, boraks dan dari bahan-bahan berbahaya lainnya,” ungkap Fauzan.

Tidak berhenti di dua titik saja, selanjutnya Pemkot Kediri juga akan melakukan sidak di lokasi lain yang disinyalir menjadi titik-titik baru sentra penjual takjil di Kota Kediri. “Sidak ini tidak cuma dilakukan saat Bulan Ramadan saja, rencananya akan kita lakukan setiap satu bulan sekali dan akan kita perluas ke tempat-tempat lain,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra mengatakan kegiatan yang dilakukan pihaknya bersama instansi terkait ini bertujuan untuk memberikan jaminan dan memastikan makanan yang dijual oleh pedagang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Seperti diketahui, antusias masyarakat saat Ramadan untuk membeli takjil sangat tinggi. Kami memastikan makanan yang dijual di dua lokasi ini memang aman untuk dikonsumsi, bebas dari bahan-bahan yang berbahaya,” ungkap AKBP Teddy menambahkan.**

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediripemkot kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In