• Login
Bacaini.id
Sunday, March 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Petani di Mojosari Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

ditulis oleh Editor
3 March 2023 15:20
Durasi baca: 2 menit
Kondisi sawah milik petani di Dusun Lontar. Foto: Bacaini/Fio

Kondisi sawah milik petani di Dusun Lontar. Foto: Bacaini/Fio

Bacaini.id, MOJOKERTO – Belasan sawah petani di Dusun Lontar, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terancam gagal panen. Area persawahan terendam banjir akibat luapan air Sungai Tambak Agung, Dusun Bolongcangak, Kamis, 2 Maret 2023 kemarin malam.

Sebelumnya, tanggul Sungai Tambak Agung jebol pada bulan lalu dan bahkan sempat merendam dua dusun. Perbaikan tanggul sepanjang 15 meter itu sudah dilakukan dengan cara manual, namun belum juga selesai karena akses menuju lokasi tanggul sangat sulit.

Dampaknya, ketika curah hujan tinggi, luapan air Sungai Tambak Agung masih mengalir deras menggenangi pemukiman warga. Lebih dari itu, aliran air ini juga berdampak pada area persawahan hingga sejumlah petani terancam gagal panen.

Sulistyono (39), salah satu petani asal Dusun Lontar, Desa Kebondalem mengaku sudah dua kali ini memperbaiki sawah padi miliknya pasca banjir akibat tanggul sungai yang jebol pada bulan lalu. Penyulaman dan pemupukan juga sudah berulang kali dia lakukan.

“Awal dulu, setelah banjir surut saya langsung menyulam dan memupuk tanaman padi, harapannya ya masih bisa panen. Tapi ternyata sekarang banjir lagi, otomatis bisa gagal panen lagi,” ungkap Sulistyono ketika ditemui Bacaini.id di sawahnya, Jumat, 3 Maret 2023.

Tidak hanya sawah miliknya, menurut Sulistyono, ada beberapa sawah milik petani lain yang juga terancam gagal panen karena mengalami kondisi yang sama pasca banjir. Para petani hanya bisa berharap agar perbaikan tanggul Sungai Tambak Agung bisa segera rampung.

“Semoga perbaikan tanggul segera selesai, biar tidak banjir lagi, karena petani bisa rugi kalau seperti ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Balongcangak, Kusaeri mengatakan, banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tambak Agung mulai terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Selain sawah, area pemukiman warga juga sempat tergenang meskipun tidak berlangsung lama.

“Dampak paling parah memang pada persawahan milik warga, terutama Dusun Balongcangak sisi utara dan Dusun Lontar sisi selatan,” kata Kusaeri menambahkan.

Seperti diketahui, curah hujan tinggi beberapa bulan terakhir mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi. Selama itu pula, sejumlah kawasan di Mojokerto beberapa kali sempat terdampak musibah banjir dan tanah longsor.

Penulis: Fio
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: banjir mojokertopetani gagal panen
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Emil Dardak dan Arumi Bachsin di tradisi Lebaran Ketupat Durenan Trenggalek

Nostalgia Emil Dardak di Lebaran Ketupat Durenan Trenggalek 2026

bocil gen alpha kritik jalan rusak di sepauk kalbar

Viral! Bocil Gen Alpha Kritik Gubernur Kalbar, Singgung Jalan Rusak Becek

Muscab PKB Blitar 2026 berlangsung tertutup dengan lima kandidat ketua DPC

Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

  • Pengurus PKB Blitar bersiap menggelar Muscab 2026 untuk memilih ketua baru yang cakap ngaji dan ngopi

    PKB Blitar Butuh Nahkoda yang Cakap Ngaji dan Ngopi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Lengkap dan Tinggal Copas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In