• Login
Bacaini.id
Thursday, August 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pentol Kelor, Paduan Unik dan Sehat Khas Balongmojo

ditulis oleh Editor
11 February 2023 11:31
Durasi baca: 3 menit
Daun kelor yang tumbuh subur di Desa Balongmojo sebagai bahan campuran membuat pentol. Foto: Bacaini/Fio

Daun kelor yang tumbuh subur di Desa Balongmojo sebagai bahan campuran membuat pentol. Foto: Bacaini/Fio

Bacaini.id, MOJOKERTO – Pentol Kelor Mojo menjadi bagian dari prakarsa Desa Berdaya 2022 Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Bahkan sekarang, jajanan unik tersebut telah menjadi simbol lokal dari desa setempat.

Berawal dari melimpahnya tanaman kelor serta banyaknya warga yang menjual pentol untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Pemdes Balongmojo memutar otak untuk memanfaatkan potensi ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian warga dan desanya.

Ya, tanaman kelor di desa yang terletak di sepanjang jalan raya nasional Surabaya – Madiun ini memang tumbuh subur. Tidak hanya di pekarangan rumah warga, tanaman dengan nama latin Moringa Oleifera ini bahkan tumbuh di sepanjang jalan desa dan dapat diakses secara bebas.

Kepala Desa Balongmojo, Ahmad Muslik mengatakan, tahun 2020 Desa Berdaya Balongmojo memiliki program Satu Rumah Satu Kelor. Banyaknya perajin pentol di desa ini menjadi inspirasi pemdes menggunakannya untuk merepresentasikan tanaman kelor sebagai ikon.

“Akhirnya kita padukan kelor sebagai bahan campuran membuat pentol hingga terciptalah Pentol Kelor Mojo. Kita menyebutnya ‘Produk Unggulan yang Ikonik, Berkarakteristik,” kata Ahmad kepada Bacaini.id, Jumat, 10 Februari 2023.

Menurut Ahmad, sejak dikenalkan tahun 2022 lalu, saat ini Pentol Kelor Mojo sudah berkembang dan menjadi simbol lokal. Makanan ini tidak hanya enak, faktanya kelor sendiri bermanfaat bagi kesehatan.

Diceritakannya, Desa Balongmojo sebenarnya juga memiliki potensi lain. Banyak warga yang menjadi pengusaha sepatu dan sandal. Namun, maraknya pengusaha sepatu dan sandal di daerah lain, menjadikan usaha ini tidak lagi dianggap ikonik.

“Dalam program ini kita punya tim, butuh pertimbangan bahkan perdebatan saat membahas kualitas desa apa yang bisa dipromosikan. Kita juga cari informasi dari berbagai sumber, penggunaan kelor untuk bahan campuran pentol tidak banyak,” jelasnya.

Konsep dari tim atau kelompok Desa Balongmojo termasuk warga desa di dalamnya membuat Ahmad sebagai pemimpin desa merasa bangga. Pentol Kelor Mojo menjadi ikon lokal desa berkat inovasi dari mereka semua.

“Pentol menjadi jajanan yang disukai baik orang dewasa hingga anak-anak. Dipadukan dengan daun kelor makanan ini jadi bermanfaat untuk kesehatan, harganya juga terjangkau. Kita ingin masyarakat mengenang Balongmojo dan pentol kelor di masa mendatang,” tandasnya.

Ketua Tim Pemberdayaan dan Penggerak Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Balongmojo, Anik Anifah menambahkan, ada lima isian Pentol Kelor Mojo yang bisa dipilih sesuai selera.

“Ada original, isian telur puyuh, keju, sayur, cabai atau disebut dengan mercon karena rasanya yang pedas,” sebut Anik.

Pentol Kelor Mojo juga dipasarkan secara online dan dipusatkan di Bumdes Balongmojo, Balai Desa Balongmojo. Menurut Anik, Dispari Kabupaten Mojokerto juga pernah memesan pentol kelor untuk sajian acara kedinasan. Bahkan saat ini tidak hanya di Mojokerto dan sekitarnya, pesanan juga mulai datang dari luar daerah.

“Alhamdulillah, kemarin juga datang pesanan dari Surabaya. Selain terjamin rasa dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh, pentol kelor ini teksturnya juga lebih lembut,” imbuhnya.

Tahun lalu, Pentol Kelor Mojo diperkenalkan oleh Bupati Mojokerto sebagai ikon Desa Balongmojo. Ikfina Fahmawati mengapresiasi Pemdes Balongmojo yang mengambil keputusan luar biasa, memilih tanaman kelor sebagai ikon desa. Bau lengur khas daun kelor bahkan berhasil dihilangkan melalui proses pengolahan yang tepat.

Penulis: Fio
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kuliner mojokertopentol kelor mojo
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ahmad Dhani. Foto: istimewa

Ahmad Dhani Kaget Gen Z Tak Mengenali Jenderal Soedirman dan Soeharto

Gedung Mahkamah Konstitusi. Foto: istimewa

MK Putuskan Hanya Presiden dan Wapres yang Bisa Ajukan Laporan Penghinaan

Pos Kesehatan Muktamar ke-35 NU Jombang disiapkan di rest area hingga bandara

Muktamar ke-35 NU Jombang Siapkan 17 Pos Kesehatan di Rest Area hingga Bandara

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In