• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Petani di Nganjuk Ikut Lomba Berburu Tikus Berhadiah

ditulis oleh Editor
8 November 2022 17:21
Durasi baca: 2 menit
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi dampingi peserta lomba berburu tikus hari pertama. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi dampingi peserta lomba berburu tikus hari pertama. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Bacaini.id, NGANJUK – Hama tikus selalu menjadi musuh para petani, begitu pula yang dirasakan oleh para petani di Nganjuk saat ini. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar lomba berburu tikus dengan total hadiah sebesar Rp122.500.000.

Lomba berburu tikus dimulai pada hari ini, Selasa, 8 November 2022 sampai tanggal 21 November 2022. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengendalikan banyaknya hama tikus yang tengah menyerang tanaman di lahan pertanian milik masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menyebutkan, hama tikus sangat rentan menyerang lahan pertanian di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nganjuk, terutama di Kecamatan Lengkong, Kecamatan Gondang, Kecamatan Patianrowo dan Kecamatan Jatikalen.

Menurut Marhaen, pemerintah perlu memberikan perlindungan kepada para petani yang selama ini lahan pertaniannya seringkali rusak akibat banyaknya hama tikus. Sehingga lomba ini dikhususkan untuk seluruh kelompok tani di Kabupaten Nganjuk.

“Untuk cara perburuan tikus dibebaskan, kecuali dengan menggunakan setrum listrik karena beresiko bagi keselamatan warga,” kata Marhaen saat membuka perlombaan berburu tikus di Desa Sumbersono, Kecamatan Lengkong, Selasa, 8 November 2022.

Sementara, dalam perlombaan ini akan diambil 20 pemenang dari kelompok tani yang berhasil menangkap tikus paling banyak. Dengan adanya perlombaan ini, Marhaen berharap tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem.

Lebih lanjut, Marhaen mengungkapkan bahwa kedepannya Pemkab Nganjuk juga berencana melepaskan ular dan burung hantu di lahan pertanian warga. Tentu saja ular yang dimaksud bukan jenis ular yang berbahaya bagi keselamatan warga.

“Tujuannya agar hama tikus dapat ditanggulangi menggunakan predator alami, sehingga kita tidak berburu terus,” tandasnya.

Salah satu petani asal Desa Sumbersono, Kecamatan Lengkong, Muhaimin mengatakan, hama tikus di desanya sudah sangat parah hingga mengakibatkan gagal panen. Bahkan untuk mengantisipasi serangan tikus, warga rela menjaga tanamannya pada malam hari.

“Malam juga dijaga, kalau ketemu langsung ditembak. Tidak hanya padi dan jagung, tanaman lain seperti cabai juga rusak. Habis semua, jagung saja hanya sisa bonggolnya,” kata Muhaimin.

Begitu juga dengan Sailan mengaku lahan pertaniannya diserang habis-habisan selama beberapa musim. Akibatnya tanaman padi hingga benih miliknya habis tak tersisa.

“Sudah beberapa musim tidak panen karena diserang tikus,” keluh Sailan.

Penulis: Asep Bahar
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hama tikuspemkab nganjuk
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tanaman hias gantung menghiasi teras rumah sebagai tradisi mempercantik rumah jelang Ramadhan

Tradisi Percantik Rumah Jelang Ramadhan, Ini 4 Tanaman Gantung Paling Digemari

Sidang vonis kasus penganiayaan guru oleh suami anggota DPRD Trenggalek di Pengadilan Negeri Trenggalek

Suami DPRD Arogan Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara 

Puluhan siswa SD di Tulungagung dirawat akibat keracunan massal menu MBG

‘Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In