• Login
Bacaini.id
Monday, May 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kolaborasi Jurnalis dan Peneliti Dalam Pameran Foto Anggrek Papua

ditulis oleh Editor
12 July 2022 17:23
Durasi baca: 2 menit
Yuda Rehata Yudistira,dan Titik Kartitiani tunjukkan salah satu foto yang dipamerkan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Yuda Rehata Yudistira,dan Titik Kartitiani tunjukkan salah satu foto yang dipamerkan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Seorang jurnalis yang berkolaborasi dengan peneliti menggelar pameran foto anggrek asal Papua. Sedikitnya ada 25 foto dipamerkan dalam event tersebut, dengan diantaranya merupakan jenis anggrek baru yang belum memiliki nama.

Project penelitian ini dilakukan oleh Yuda Rehata Yudhistira, seorang fotografer alam dan taksonom bersama Titik Kartitiani, jurnalis senior sekaligus penulis buku lingkungan di Pegungan Arfak, Papua Barat. Didanai Pulitzer Center, mereka menembus belantara hutan Papua selama 12 hari untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan keragaman hayati, khususnya anggrek.

“Kita eksplorasi keluar masuk hutan dari hari ke hari. Pagi kita masuk hutan, sore kita baru keluar dari hutan,” kata Yuda dalam pembukaan pameran foto ‘The Autopsy of Papua Orchids’ di Caffe Station Kota Kediri, Senin, 11 Juli 2022.

Menurut Yuda, pegunungan Arfak di ketinggian lebih dari 2.000 mdpl memiliki keanekaragaman anggrek. Bahkan terdapat beberapa jenis anggrek yang baru pertama kali dilihat, meski sudah banyak taksonom yang datang ke sana sejak abad 19. “Ada tujuh spesies terindikasi undiscribe yang saat ini masih kita pelajari dan saya yakin masih banyak jenis anggrek baru yang belum ditemukan,” terangnya.

Yuda menambahkan pameran dan penelitian ini penting untuk ilmu pengetahuan sekaligus mendata keanekaragaman hayati di Papua. Hal ini sesuai dengan minatnya yang menaruh konsentrasi pada penelitian di pulau-pulau terpencil. Setelah ke Papua, rencananya Yuda akan menjelajah Nusa Tenggara Timur untuk mengidentifikasi anggrek di sana.

Sementara itu, Titik Kartitiani berharap kerja-kerja para taksonom dan penemuan mereka bisa ‘dibumikan’ dengan narasi yang egaliter. “Sudah banyak publikasi jurnal taksonom Indonesia yang menemukan anggrek jenis baru, namun pembacanya hanya kalangan terbatas,” kata Titik.

Dengan adanya pameran foto ini, Titik berharap akan lebih banyak lagi jurnalis yang bisa berkolaborasi dengan para peneliti. Dengan mengenal secara langsung di lapangan, jurnalis juga bisa menjembatani informasi kepada publik dengan presisi. “Harapannya makin banyak pembaca yang mengenal keragaman hayati, masyarakat juga bisa semakin sadar dengan konservasi hutan hujan tropis di Indonesia,” ujarnya.

Pameran foto ‘The Autopsy of Papua Orchids’ akan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 Juli 2022 sampai 13 Juli 2022.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wapres Gibran saat di Jombang. Foto: bacaini/syailendra

Pemerintah Siapkan Lahan Kampung Haji 45 Hektar di Makkah

Deklarasi Yakuza Maneges yang dihadiri Wali Kota Kediri dan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya di Kediri. Foto: Pemkot

Yakuza Maneges, Kelompok Marginal yang Menjadi Poros Baru

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam deklarasi Yakuza Maneges. Foto: Pemkot

Wali Kota Kediri Dukung Berdirinya Organisasi Yakuza Maneges

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In