Bacaini.id, JOMBANG – Waduk (dam) Seloembong di Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Jombang menjadi lokasi paling angker di desa itu. Untuk menghindari hal buruk, warga rajin menaruh sesajen di tempat itu.
Dam Seloembong dibangun pada era Belanda tahun 1911. Sebagai bangunan tua, aura dam itu cukup membuat bulu kuduk berdiri. Ditambah keberadaan relief kepala raksasa yang dijuluki warga dengan Mbah Buto.
Di hari tertentu warga menempatkan sesajen di atas kepala Mbah Buto. Mulai telur dan kembang telon, hingga membakar dupa di sana. Warga percaya penempatan sesajen itu bisa menghindarkan mereka dari hal buruk yang dilakukan penghuni dam.
baca ini Kisah Seram Siswi Tulungagung Dirasuki Hantu Sekolah
Bukan hanya bangunan dam yang lawas, aliran sungai yang deras dan tenang menambah suasana mistis di tempat itu. Rerimbunan pohon bambu di tepi sungai melengkapi aroma angker yang cocok menjadi hunian makhluk halus. “Penghuni daerah sini galak-galak,” kata Slamet, juru kunci bendungan kepada Bacaini, Kamis, 30 Juni 2022.
Penghuni yang dia maksud bukanlah petugas dam, melainkan makhluk tak kasat mata atau hantu. Sejak dam itu dibangun, mereka sudah menempati kawasan itu hingga sekarang.
Sudah 20 tahun Slamet menjadi penjaga dam Seloembong. Saking lamanya berada di tempat itu, Slamet merasa sudah menyatu dengan dam Seloembong, termasuk para penghuni tak kasat mata. Hal ini membuatnya tidak pernah diganggu oleh mereka.
Salah satu titik yang dinilai rawan oleh Slamet adalah kepala raksasa atau Mbah Buto di area dam. Kepala itu menempel di sisi barat dam dengan ukuran cukup besar.
baca ini Fakta Rumah Angker Bangsongan Yang Bikin Merinding
Menurut Slamet, kepala buto atau raksasa itu diambil dari Candi Arimbi di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, yang berjarak lima kilometer dari lokasi dam. “Dulu saat mengambil dari Candi Ngrimbi sampai mengadakan pertunjukan wayang. Cara memindahkannya harus ditandu banyak orang,” kisah Slamet.
Upaya itu terpaksa dilakukan setelah patung itu tak bisa diangkat menggunakan kereta. Hingga seorang pinisepuh memberitahukan jika patung itu harus ditandu dengan tangan biasa.
Warga percaya jika di dalam patung kepala raksasa itu tersimpan makhluk penunggu. Karenanya disiapkan sesajen di atasnya pada hari tertentu.
Peristiwa Maut
Tak sekedar angker atau wingit, Dam Seloembong juga kerap ‘mencelakai’ orang. Hingga kini sudah banyak kejadian yang membuat warga terluka hingga meninggal.
Terakhir, seorang ibu rumah tangga ditemukan tidak bernyawa di sekitar lokasi dam. Korban tiba-tiba terpeleset saat membawa rumput menggunakan sepeda. Jasadnya ditemukan tidak jauh dari lokasi dam. “Kejadian itu belum sebulan,” terang Wakidi, salah satu penduduk di sekitar dam.
Keganjilan itu juga dikaitkan dengan aliran sungai yang misterius di lokasi itu. Sungai yang hanya memiliki kedalaman satu meter itu diketahui memiliki arus yang biasa. Namun setiap kali ada kejadian warga tenggelam, mereka terseret cukup jauh dari lokasi dam.
Selain kematian, jumlah kejadian warga yang kesurupan sudah tak terhitung lagi. Rata-rata mereka kesurupan saat melintas di lokasi dam.
Penulis: Syailendra
Editor: HTW
Tonton video: