• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Terbaru, 5 Ekor Sapi di Bangkalan Terjangkit Mulut Kuku

ditulis oleh Editor
17 May 2022 20:49
Durasi baca: 2 menit
Petugas melakukan pemeriksaan di Pasar Hewan Tanah Merah Bangkalan. Foto: Bacaini/A.Ulul

Petugas melakukan pemeriksaan di Pasar Hewan Tanah Merah Bangkalan. Foto: Bacaini/A.Ulul

Bacaini.id, BANGKALAN – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak mulai merebak di Kabupaten Bangkalan. Terbaru, sebanyak lima ekor sapi dinyatakan positif terjangkit PMK sehingga harus dikarantina di tempat yang telah disediakan Pemkab Bangkalan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Satgas Pengendalian, Pemantauan, dan Pengawasan Ternak Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, selain lima ekor sapi yang dinyatakan positif terjangkit, sebanyak 37 ekor sapi juga dinyatakan suspek PMK.

“Ada lima ekor sapi yang positif dikarantina. Bersama TNI dan Polri, kami terus melakukan operasi dan melarang sapi dari luar Madura yang akan masuk Bangkalan,” kata Agus Mugiyanto, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Bangkalan, Selasa 17 Mei 2022.

Tidak hanya menolak sapi dari luar daerah, untuk meminimalisir penyebaran wabah PMK, mobilitas hewan ternak sapi dan kambing dari Bangkalan ke luar daerah juga dibatasi. Selain itu, petugas gabungan juga secara intens melakukan pemantauan dan pemeriksaan sapi di lapangan.

“Ini menjadi upaya kami untuk menjaga agar penyebaran tidak terlalu meluas,” imbuhnya.

Pembatasan mobilisasi hewan ternak melalui jalur darat dilakukan dengan mencegat kendaraan muat ternak dan melakukan pemeriksaan di stasiun Karantina Pertanian Bangkalan di Kecamatan Labang, setelah turun dari jembatan Suramadu.

Sementara pengiriman hewan sapi melalui jalur laut seperti di Kecamatan Tanjungbumi menuju Kalimantan juga dilarang untuk sementara waktu.

“Pengiriman ke luar daerah belum kita ijinkan, karena (sapi) yang dari sini kan statusnya masih suspek, dan juga daerah tujuan belum tentu mau menerima,” pungkasnya.

Merebaknya wabah PMK, Wakil Bupati Bangkalan, Mohni meminta masyarakat terutama peternak dan pedagang sapi tidak panik. Dia berjanji akan segera menangani wabah ini dengan baik sehingga tidak berdampak pada roda ekonomi menjelang hari raya qurban.

“Saya minta untuk tidak panik dan segera melapor kepada dokter hewan di masing-masing kecamatan jika ditemukan ternak yang bergejala,” ujar Mohni.

Menurutnya, saat ini Pemkab Bangkalan sedang merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait izin kelonggaran pengiriman hewan ke luar daerah yang diminta oleh para pedagang sapi dan kambing.

“Nanti Dinas Peternakan dengan balai karantina akan menyusun SOP-nya, supaya lalu lintas perdagangan hewan menjelang Idul Adha tidak tergantung dengan adanya wabah PMK,” pungkasnya.

Penulis: Rusdi
Editor: Novira

https://www.youtube.com/watch?v=-kcblebGSoE
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bangkalanPemkab Bangkalanpenyakit mulut dan kuku
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

Nelayan Pantai Prigi Trenggalek menyiapkan kapal di tengah kenaikan harga solar industri

Harga Solar Industri Naik, Nelayan Prigi Trenggalek Keluhkan Biaya Melaut Membengkak

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In