• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

2 Anak Meninggal Dunia Terjangkit DBD di Tulungagung

ditulis oleh Editor
8 February 2022 17:11
Durasi baca: 2 menit
Petugas fogging di wilayah padat penduduk di Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Petugas fogging di wilayah padat penduduk di Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Selama dua bulan, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tulungagung terus bertambah. Mirisnya, dua anak meninggal dunia akibat penyakit ini.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka memaparkan, berdasarkan data, 74 kasus DBD sudah terjadi di Tulungagung. Setidaknya ada 57 kasus pada Januari 2022 dan 17 kasus tercatat sampai 7 Februari 2022.

“Dua diantaranya menyebabkan anak usia 7 tahun meninggal dunia akibat terlambat dibawa ke rumah sakit setelah mendapati gejala DBD,” kata Didik kepada Bacaini.id, Selasa, 8 Februari 2022.

Menurutnya dari 74 kasus DBD di Tulungagung, memang didominasi oleh anak-anak. Pasalnya aktivitas anak di dalam rumah lebih banyak dilakukan pada pagi dan sore hari. Dimana waktu itu juga menjadi aktivitas nyamuk.

“Untuk mencegah DBD masyarakat harus rajin melakukan 3M yakni menutup, menguras dan mengubur setiap satu minggu sekali. Agar populasi nyamuk bisa dikurangi,” terangnya.

Didik juga menjelaskan, kasus yang sering ditemui adalah ketika anak bergejala DBD, orang tua tidak langsung memeriksakan ke rumah sakit. Orang tua lebih sering menganggap anak tersebut mengalami demam yang biasa terjadi pada umumnya. Padahal gejala DBD harus segera mendapatkan penanganan medis.

“Selain itu juga masih ada orang tua yang takut di ‘Covid-kan’ sehingga ragu-ragu untuk membawa anaknya ke rumah sakit,” sesalnya.

Didik menyebutkan, Kecamatan Tulungagung, Kedungwaru dan Boyolangu menjadi lokasi yang dianggap rawan DBD. Pasalnya, tiga kecamatan tersebut merupakan wilayah padat penduduk. Jika tidak benar-benar menjaga kebersihan, maka potensi DBD lebih mungkin terjadi.

“DBD ini kan musiman, maka masyarakat harus menjaga kebersihan. Apalagi masyarakat yang tinggal di wilayah padat penduduk,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Didik memaparkan bahwa orang yang terjangkit DBD memiliki gejala demam tinggi secara mendadak, lesu, mual dan muntah.

“Jika muncul gejala tersebut, harus segera dibawa ke rumah sakit agar segera dilakukan observasi dan penanganan,” tandasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: demam berdarahTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musisi Indonesia sukses menembus industri musik dunia

Musisi Indonesia Go Internasional: NIKI, Rich Brian dan no na Guncang Musik Global

Ilustrasi hantu pocong dalam suasana malam di perkampungan Indonesia

Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara

Olahan kambing bakar kecap ala Devina Hermawan dengan bumbu rempah dan irisan cabai merah

Resep Kambing Bakar Kecap ala Devina Hermawan, Tak Serepot Bakar Sate

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In