• Login
Bacaini.id
Friday, August 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ratusan Warga Jombang Kesulitan Air Bersih

ditulis oleh
14 October 2021 13:40
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, JOMBANG – Ratusan warga Dusun Wonorejo, Desa Ngrimbi, Kecamatan  Bareng Kabupaten Jombang kesulitan air bersih. Kondisi ini sudah berlangsung sejak empat bulan terakhir dan hanya mengandalkan air kiriman dua kali sehari.

Samsul Hadi, Kepala Desa Ngrimbi mengatakan ada 130 kepala keluarga di Dusun Wonorejo yang kesulitan air. Dusun yang berada di kaki Gunung Anjasmoro itu tidak terdapat sumur. Meskipun sudah dilakukan pengeboran tidak ada air yang keluar. “Ada 48 rumah atau 130 KK selama empat bulan warga masyarakat wonorejo kesulitan air bersih,” ujarnya kepada Bacaini.id, Kamis 14 Oktober 2021.

Samsul menjelaskan kondisi ini disebabkan alam pegunungan yang  memang tidak ada sumber air. Masyarakat mengalami situasi ini cukup lama, terutama memasuki musim kemarau. Mereka hanya bisa mengandalkan suplai air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Setiap kali truk tangki datang, akan langsung ludes dalam waktu singkat. Puluhan bak plastik, drum hingga tempat air sudah diantrikan di tempat pemberhentian truk. “Setiap warga rata-rata hanya bisa mendapatkan 20 liter air bersih,” kata Ponirah salah satu yang mengantre.

Saat musim penghujan, Ponirah dan warga lain mengandalkan air tadah hujan. Tandon air ini menjadi sumber air bersih warga untuk memenuhi kebutuhan mulai mandi, memasak dan mencuci.

Jatah 20 liter yang dipasok pemerintah, menurut Ponirah masih kurang. Apalagi keluarga yang penghuninya banyak jelas membutuhkan air dalam jumlah besar.

Warga berharap pemerintah mengupayakan pengeboran sumber mata air yang lebih dalam. “Sudah pernah ada pengeboran sumber mata air namun hasilnya tidak maksimal,” kata Ponirah.

Jika kebutuhan air masih kurang, warga terpaksa meminta jatah air dari desa tetangga. Hanya saja jarak dari rumah mereka ke lokasi  pengambilan air tersebut mencapai 3 kilometer.

Penulis: Syailendra
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Karnadi ditemukan meninggal di kamar kos

Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kos, Sempat Lost Contact 6 Hari

Ahmad Dhani. Foto: istimewa

Ahmad Dhani Kaget Gen Z Tak Mengenali Jenderal Soedirman dan Soeharto

Gedung Mahkamah Konstitusi. Foto: istimewa

MK Putuskan Hanya Presiden dan Wapres yang Bisa Ajukan Laporan Penghinaan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In