Bacaini.id, TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mulai menyalurkan bantuan tahap pertama berupa satu unit mobil truk kepada 14 desa yang telah menyelesaikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman Kodim 0806 Trenggalek sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi berbasis desa.
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi desa lain untuk segera menuntaskan pembangunan KDMP.
Menurutnya, keberadaan bantuan truk beserta sarana dan prasarana yang diberikan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan koperasi desa.
“Ini sebagai penyemangat bagi desa lain. Karena sudah terbukti, ketika pembangunan selesai, bantuan sarana seperti truk langsung diserahkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan ada tambahan sekitar 10 desa lagi yang menyelesaikan pembangunan KDMP pada bulan ini. Desa-desa tersebut juga akan mendapatkan bantuan serupa sebagai bagian dari program berkelanjutan.
Adapun 14 desa penerima bantuan tahap pertama tersebar di beberapa kecamatan, yakni Desa Sumberingin (Karangan), Tegaren (Tugu), Widoro, Sukorejo, dan Krandegan (Gandusari), Pandean, Durenan, Baruharjo, serta Karanganom (Durenan), Wonocoyo, Terbis, dan Depok (Panggul), serta Wonokerto (Suruh).
Sementara itu, Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Isnanto Roy Saputro, menargetkan seluruh pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Trenggalek dapat rampung pada Agustus mendatang. Ia juga mengungkapkan bahwa selain bantuan truk, pemerintah akan menyalurkan tambahan sarana berupa becak roda tiga.
“Bantuan ini nantinya digunakan untuk mendukung distribusi hasil panen masyarakat, sehingga memperlancar aktivitas ekonomi desa,” jelasnya.
Lebih lanjut, KDMP juga akan berkolaborasi dengan program dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga dapat menciptakan sinergi antarprogram dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya dukungan sarana transportasi dan kolaborasi lintas program ini, diharapkan koperasi desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek.(Abi/ADV)





