Poin Penting:
- PT KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan berkedok calo rekrutmen pegawai 2026 yang kini diusut Polres Madiun.
- KAI menegaskan seluruh proses seleksi gratis dan hanya melalui situs resmi karier.kai.id, tanpa pembayaran maupun perantara.
- Dari 2.312 peserta rekrutmen eksternal KAI Daop 7 Madiun 2026, sebanyak 141 peserta lolos tes psikologi dan melanjutkan seleksi wawancara.
Bacaini.ID, MADIUN – Rekrutmen pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) 2026 menjadi sasaran praktik penipuan berkedok calo. Pelaku bahkan mengaku sebagai pejabat teknisi KAI, menggunakan seragam dan kartu identitas palsu, serta meminta uang kepada calon pelamar lowongan kerja KAI 2026. Untuk mencegah korban penipuan rekrutmen KAI bertambah, KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat agar memahami empat pedoman resmi rekrutmen pegawai.
Dugaan praktik penipuan bermodus calo pegawai KAI tersebut telah diusut oleh Satreskrim Polres Madiun. Pelaku diketahui mengaku pejabat teknisi KAI. Memberi dokumen palsu serta meminta biaya pelatihan dan tes kesehatan kepada korban. Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan pelaku bukan pegawai atau karyawan PT KAI. Seluruh atribut yang digunakan mulai seragam PT KAI, kartu identitas (ID card) PT KAI, hingga pakaian dinas adalah palsu.
Juga ditegaskan seluruh proses rekrutmen pegawai KAI dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya kepada oknum atau pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI.
“Proses rekrutmen KAI sama sekali tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada kewajiban membayar uang muka, biaya administrasi, atau biaya penggantian akomodasi dan transportasi,” tegas Tohari.
Empat Pedoman Resmi Rekrutmen Pegawai KAI
Sementara guna menghindari kerugian dan melindungi masyarakat dari modus penipuan serupa, PT KAI mengimbau publik untuk selalu berpedoman pada saluran informasi resmi yang dikeluarkan KAI.
• Situs Resmi: Seluruh informasi lowongan dan pendaftaran hanya diakses secara mandiri melalui karier.kai.id.
• Tanpa Berkas Fisik: KAI tidak pernah menerima berkas lamaran fisik melalui pos maupun instansi di luar ketentuan situs resmi.
• Waspada Travel Palsu: Waspadai modus penipuan yang mewajibkan pemesanan akomodasi/transportasi melalui agen perjalanan tertentu yang diklaim sebagai bagian seleksi.
• Transparan dan Terjadwal: Seluruh tahapan seleksi (administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara, kesehatan akhir, hingga diklat) diumumkan secara transparan melalui akun resmi masing-masing peserta.
Sebanyak 141 Peserta Lolos Tes Psikologi Rekrutmen KAI 2026
Sementara rekrutmen eksternal Tahun 2026 meliputi tingkat SLTA, D3, dan D4/S1. Dari total 2.312 peserta yang mendaftar dan mengikuti tahapan tes kesehatan awal, disaring sebanyak 581 peserta. Mereka melanjutkan ke tahap seleksi kedua, yaitu tes psikologi yang dipantau langsung oleh Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi.
Dari total peserta tes psikologi tersebut, sebanyak 141 peserta kini dinyatakan lolos dan melanjutkan ke tahapan tes wawancara. KAI mengingatkan agar para peserta senantiasa percaya pada kemampuan diri sendiri dan menjaga integritas tanpa mengandalkan bantuan oknum tertentu.
Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan atau indikasi penipuan rekrutmen diminta untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat atau mengonfirmasi langsung melalui saluran resmi PT KAI. (sa/edt)




