Bacaini.id, KEDIRI – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kediri melakukan evakuasi sarang tawon vespa di rumah warga. Sebelumnya, salah satu pemilik rumah menjadi korban sengatan tawon tersebut.
Juwarti, pemilik rumah di Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mengaku khawatir adanya sarang tawon vespa di atap rumahnya. Dia mengatakan mengetahui adanya sarang tawon tersebut baru beberapa hari yang lalu.
“Saya juga baru tahu kemarin Minggu (13 Maret 2022). Kaki ibu saya tersengat tawon, setelah itu mengalami meriang, pusing dan demam,” kata Juwarti kepada Bacaini.id saat petugas Damkar mengevakuasi sarang tawon di rumhnya, Senin, 14 Maret 2022.
Komandan Regu (Danru) Dua Damkar Kota Kediri, Teguh Wiyono mengatakan dalam melakukan evakuasi sarang tawon vespa, petugas Damkar harus memakai atribut khusus.
Petugas juga membawa cairan untuk memusnahkan sarang tawon yang berada di bawah genting rumah warga.
“Kami sempat kesulitan karena tawonnya berusaha menyerang. Tapi Alhamdulillah kami berhasil melakukan evakuasi, dan segera kami musnahkan,” ujar Teguh.
Menurut Teguh, keberadaan sarang tawon vespa akhir-akhir ini memang meresahkan. Datangnya musim hujan menjadi salah satu faktor tawon vespa berkembang biak lebih cepat.
Selain itu, karena musim penghujan juga tawon vespa lebih senang membuat sarang di dalam rumah.
“Dalam satu bulan terakhir, hampir setiap hari kami mendapat laporan dan melakukan evakuasi sarang tawon vespa di rumah warga,” terangnya.
Setiap kali mendapat laporan keberadaan sarang tawon vespa, lanjutnya, petugas langsung menindaklanjuti dengan melakukan evakuasi.
Karena keberadaan sarang tawon vespa ini dinilai berbahaya. Jika tersengat tawon vespa, seseorang bisa mengalami meriang, pusing, mual, sampai menyebabkan alergi.
“Orang Jawa meyebutnya tawon ndas. Kalau sengatannya banyak, bisa sampai meninggal,” imbuhnya.
Petugas Damkar mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika mendapati adanya sarang tawon vespa di rumah atau lingkungannya.
Penulis: Novira