• Login
Bacaini.id
Tuesday, March 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Unik, Restoran Baru di Kediri Sajikan Menu Polo Pendem

ditulis oleh Editor
31 December 2022 17:04
Durasi baca: 3 menit
Lokasi Bale Bungah Resto Kediri. Foto: Bacaini.id

Lokasi Bale Bungah Resto Kediri. Foto: Bacaini.id

Bacaini.id, KEDIRI – Mendengar kata restoran, yang pertama kali muncul dalam pikiran adalah makanan mewah, menu western dengan harga selangit. Jangan salah, di Kediri ada restoran yang menyajikan menu tradisional dengan harga terjangkau.

Bale Bungah Resto Kediri namanya. Restoran yang tepatnya berada di Dusun Nambakan, Desa Nambakan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini menjadi salah satu pilihan pecinta kuliner untuk sekedar makan maupun merayakan momen istimewa, termasuk momen pergantian tahun.

Berbeda dengan restoran pada umumnya, Bale Bungah yang dikelola Lelanita Purnani dan Ahmad Handi Yusuf ini didirikan dengan konsep natural dengan sajian tradisional sebagai menu yang diunggulkan.

“Jadi memang lokasinya out door dan natural, maksudnya lebih bersahabat dengan alam. Kita menawarkan suasana pedesaan dengan sajian menu tradisional, beda dengan restoran perkotaan lah,” kata Lelanita kepada Bacaini.id, Sabtu, 31 Desember 2022.

Menurut perempuan yang akrab dipanggil Nita ini, salah satu menu tradisional yang unik dan sangat jarang disajikan di restoran pada umumnya adalah sampler berupa makanan lokal yang disebut polo pendem.

Polo pendem adalah makanan tradisional jawa berupa umbi-umbian, diantaranya ketela, kacang tanah, pisang, ubi talas atau gote. Semua diolah dan disajikan dalam bentuk rebusan seperti pada umumnya.

“Biasanya kalau sampler di restoran kan isinya makanan western ya, kalau di sini ya kita sajikan sesuai konsep tradisional. Tapi sampler western juga tetap kita sediakan,” terangnya.

Selain sampler lokal, sebagian besar menu tradisional yang ditawarkan di Bale Bungah juga diolah dengan menggunakan bumbu tradisional dan rempah-rempah. Hal itu juga yang menjadi acuan untuk menentukan harga masing-masing menu yang ditawarkan.

“Harganya tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah, yang jelas kita sesuaikan dengan taste makanan tradisional yang kita sajikan,” imbuhnya.

Berdiri di lahan seluas 3.000 meter persegi, di area belakang Bale Bungah ternyata juga terdapat sebuah kolam renang. Namun, saat ini kolam renang itu masih belum dibuka untuk umum, mengingat, soft opening restoran ini baru dilakukan tepat pada 10 Desember 2022 kemarin.

Keberadaan kolam renang itu sendiri, menurut Ahmad Hadi yang tidak lain adalah suami dari Nita, nantinya akan direalisasikan dengan prosedur ticketing. Artinya pengunjung yang ingin menikmati fasilitas kolam renang diharuskan untuk membeli tiket masuk tersendiri.

“Harga tiketnya tentu kita sesuaikan dengan sasaran, artinya bisa dijangkau pengunjung. Kolam renang ini istilahnya untuk support restonya aja, nanti kita juga masih akan tambah fasilitas lagi, akan ada cafe juga di bagian depan,” tambah Ahmad Hadi.

Bagi yang ingin mencoba destinasi kuliner baru di Kediri ini, kalian bisa mencarinya melalui google maps dengan mengetik Bale Bungah. Yang jelas, lokasi Bale Bungah Resto Kediri tidak terlalu jauh dari Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), hanya sekitar 15 menit dari bangunan yang menjadi ikon pariwisata Kabupaten Kediri itu.

Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bale Bungah Resto Kedirirekomendasi wisata kuliner
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Evakuasi awak kapal KM Natasya 01 yang tenggelam setelah menabrak karang di perairan Trenggalek

5 Orang Terkatung di Perairan Trenggalek Usai KM Natasya 01 Tabrak Karang

Petugas mengevakuasi potongan tubuh korban di jalur rel kereta api Desa Kepuhrejo Tulungagung

Warga Tulungagung Temukan Ceceran Tubuh di Perlintasan KA

Gedebok pisang yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan sumber serat alami

Manfaat Gedebok Pisang dan Potensi Ekonominya, dari Pangan Sehat hingga Industri Ramah Lingkungan

  • SPPG Blitar tidak memenuhi syarat sanitasi

    Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Lebaran Berpotensi Beda dengan Muhammadiyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In