• Login
Bacaini.id
Saturday, January 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

TransLiteria Disarpus Kota Kediri, Baca Buku Sambil Naik Bus hingga Kereta Api

Disarpus Kota Kediri Hadirkan Konsep Transportasi Literasi Ceria untuk Dekatkan Buku dengan Masyarakat

ditulis oleh Editor
31 January 2026 17:03
Durasi baca: 3 menit
Peserta TransLiteria membaca buku di dalam Bus Satria Kota Kediri

Inovasi TransLiteria Disarpus Kota Kediri menghadirkan pengalaman membaca buku sambil bepergian menggunakan Bus Satria sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi. (Foto: ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Membaca buku kini tak lagi identik dengan ruang perpustakaan yang sunyi dan kaku. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disarpus) Kota Kediri menghadirkan terobosan literasi bertajuk TransLiteria (Transportasi Literasi Ceria), sebuah konsep membaca sambil bepergian yang dikemas santai dan menyenangkan.

Kepala Disarpus Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menjelaskan TransLiteria lahir dari kegelisahan terhadap citra membaca yang selama ini dianggap monoton. Membaca kerap diasosiasikan dengan suasana hening dan ruang tertutup, yang bagi sebagian orang terasa membosankan.

“Kami ingin mematahkan kesan itu. Membaca tidak harus selalu di perpustakaan, tapi bisa juga dilakukan di dalam moda transportasi,” ujar Chevy, Sabtu (24/1/2026).

Melalui pemanfaatan Bus Satria, Disarpus mengawinkan aktivitas literasi dengan perjalanan. Konsep ini terinspirasi dari kebiasaan warga di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung yang membaca buku di MRT maupun bus umum.

Meski membaca di perjalanan tak selalu menghadirkan fokus penuh karena suara dan dinamika sekitar, Chevy menilai pengalaman tersebut justru memberi sensasi berbeda. “Setidaknya, ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi masyarakat,” katanya.

Tak berhenti di bus, Disarpus Kota Kediri juga menyiapkan pengembangan TransLiteria ke moda transportasi lain. Ke depan, kolaborasi dengan PT KAI tengah dirancang untuk menghadirkan kegiatan membaca bersama di dalam kereta api.

Sejumlah rute seperti Blitar, Tulungagung, Jombang hingga Malang masuk dalam rencana. Bahkan, Disarpus membuka peluang penyediaan satu gerbong khusus yang difungsikan sebagai ruang baca selama perjalanan.

Selain membaca, peserta juga diajak mengenal berbagai ruang literasi di Kota Kediri, salah satunya perpustakaan yang berada di kawasan Masjid Agung Kediri.

Chevy mengakui pelaksanaan perdana TransLiteria masih memiliki sejumlah keterbatasan. Karena itu, pihaknya sangat terbuka terhadap masukan dan evaluasi dari peserta. Ke depan, kegiatan ini direncanakan berlangsung rutin sebulan sekali.

“Kalau antusiasmenya bagus, frekuensinya bisa ditingkatkan menjadi dua minggu sekali. Armada juga memungkinkan untuk ditambah,” jelasnya.

Lahirnya inovasi ini tak lepas dari keterbatasan ruang baca akibat beberapa fasilitas perpustakaan kota yang masih dalam tahap perbaikan dan pembangunan. Dengan memanfaatkan transportasi sebagai ruang alternatif, Disarpus berupaya memperluas akses literasi agar lebih dekat dengan masyarakat.

Pada tahap awal, TransLiteria menyasar komunitas, khususnya generasi muda. Peserta perdana berasal dari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Nasional (GPAN), Kediri Book Party, serta Remaja Masjid Agung.

Ke depan, Disarpus berharap komunitas literasi dapat bergerak secara mandiri, sementara pemerintah berperan sebagai fasilitator. Program ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga keluarga.

Antusiasme peserta pun terasa sejak kegiatan perdana digelar. Nadia Sintia Rahmadani, perwakilan dari Kediri Book Party, mengaku TransLiteria menghadirkan pengalaman membaca yang tak biasa.

“Menurut saya kegiatannya seru, karena ini pertama kalinya membaca sambil naik transportasi. Membaca jadi tidak terasa membosankan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nahel Aniko Benisa Kaladisa El Arifa. Ia menilai konsep membaca sambil perjalanan mampu menarik minat baca, terutama bagi mereka yang sebelumnya kurang tertarik dengan buku.

“Kalau membaca sambil jalan-jalan seperti ini rasanya lebih santai dan menyenangkan. Ini bisa meningkatkan minat literasi,” katanya.

Sebagai pilot project, TransLiteria diharapkan menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya baca di Kota Kediri. Tak hanya menyasar masyarakat yang belum gemar membaca, tetapi juga menawarkan pengalaman baru yang mendorong kreativitas dan perkembangan literasi.

Lewat inovasi ini, Disarpus Kota Kediri menegaskan bahwa literasi bisa tumbuh di mana saja—bahkan di tengah perjalanan. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: transliteria kota kediri
Via: kota kediri
Tags: bacaini.idKediriliterasi kediritransliteria kota kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pemasangan erection girder proyek Tol Kediri–Tulungagung di Jalan Suparjan Mangun Wijaya Kota Kediri

Pemasangan Erection Girder Tol Kediri–Tulungagung Tutup Jalan Suparjan Mangun Wijaya

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meresmikan SPPG 2 Al-Amien di Pondok Pesantren Al-Amien Kediri

Peresmian SPPG 2 Al-Amien Kediri, Mbak Wali Dukung Program Makan Bergizi Gratis

BKPSDM Kota Kediri menggelar Webinar Lentera Mapan Seri 1 tentang kenaikan pangkat PNS tahun 2026

BKPSDM Kediri Kupas Peluang Kenaikan Pangkat PNS 12 Kali Setahun Lewat Webinar Lentera Mapan

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Mbah Kirno Dikurung 20 Tahun di Ponorogo karena Ilmu Rawarontek, Polisi Ungkap Fakta ODGJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In