• Login
Bacaini.id
Sunday, September 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Transformasi Hingga Penguatan Layanan, Jadi Fokus Mbak Wali dalam RUPS PT BPR Bank Kota Kediri

ditulis oleh Hari Tri Wasono
16 September 2026 19:58
Durasi baca: 3 menit
Reporter: Hari Tri Wasono | Editor: Editor

Bacaini.ID, KEDIRI – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perubahan Bentuk Badan Hukum Perumda BPR Kota Kediri menjadi PT BPR Bank Kota Kediri (Perseroda). RUPS berlangsung di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (16/09/2026).

Dalam RUPS tersebut ditetapkan perubahan bentuk badan hukum Perumda menjadi Perseroda, pengalihan seluruh hak, kewajiban, dan aset, bergabungnya KPRI Joyoboyo sebagai pemegang saham beserta struktur permodalan, kepemilikan dan harga saham, pengangkatan Komisaris Utama dan Direktur Utama, serta penggunaan nomenklatur dan logo PT BPR Bank Kota Kediri (Perseroda).

“Alhamdulillah, hari ini merupakan RUPS perdana PT BPR Bank Kota Kediri. Di sini ada perubahan bentuk badan hukum, yang dulunya Perumda menjadi Perseroda. Kita sesuaikan dengan Undang-undang PPSK yang mengamanatkan menjadi Perseroda,” ujarnya.

Mbak Wali mengungkapkan, perubahan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Kediri untuk memperkuat tata kelola, profesionalisme, dan daya saing PT BPR Bank Kota Kediri di tengah perubahan industri perbankan, kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, persaingan yang semakin terbuka, serta perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Perubahan bentuk badan hukum harus menjadi momentum transformasi agar PT BPR Bank Kota Kediri semakin sehat, profesional, dan adaptif. Hal tersebut diwujudkan melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan responsif serta akses pembiayaan yang semakin terbuka, khususnya bagi pelaku UMKM. PT BPR Bank Kota Kediri diharapkan tidak hanya menjadi lembaga penyalur pembiayaan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mengembangkan usaha. Dengan demikian, pertumbuhan UMKM dapat turut menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

“Kita berharap PT BPR Bank Kota Kediri ini nantinya bukan hanya fokus pada bisnis, tetapi juga harus memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Wali kota termuda ini menjelaskan, perubahan bentuk badan hukum tersebut juga membawa tanggung jawab yang semakin besar bagi jajaran direksi dan dewan komisaris. Perubahan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam peningkatan kinerja perusahaan. Tata kelola juga harus semakin kuat, manajemen risiko harus menjadi perhatian utama, efisiensi harus terus ditingkatkan, dan setiap keputusan bisnis harus diambil secara profesional, terukur, dan pruden. “Saya mendorong PT BPR Bank Kota Kediri untuk terus berinovasi di tengah industri perbankan yang semakin kompetitif. Adaptasi perlu dilakukan, termasuk melalui pengembangan layanan digital dan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun, inovasi tetap harus berjalan dalam koridor tata kelola dan manajemen risiko yang baik,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bank Kota Kediri Bowo Susanto menambahkan, pihaknya saat ini terus melakukan berbagai perbaikan, terutama dari sisi tata kelola. Dalam waktu dekat, PT BPR Bank Kota Kediri akan berkolaborasi dengan Bank Jatim dalam pengembangan layanan. Harapannya, nasabah bisa melakukan virtual account. Jadi, tidak hanya secara konvensional datang ke kantor untuk melakukan setoran, tetapi bisa dilakukan dari mana saja melalui vendor-vendor yang saat ini sedang dikerjasamakan. PT BPR Bank Kota Kediri juga terus melakukan percepatan pelayanan, baik dari sisi frontliner maupun back office. “Insya Allah tahun ini progres akan lebih baik. Tantangannya, regulasi ini cepat berubah sehingga kita harus menyesuaikan dari sisi internal. Lalu ada perubahan sistem akuntansi dari SAK ETAP ke SAK EP,” imbuhnya.

Turut hadir Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj Sekda Endang Kartika, para asisten, Ketua Dewan Pengawas Tetuko Erwin, OPD terkait, tim monitoring, Ketua KPRI Joyoboyo Achmad Wartjiantono, Notaris Erina Siska, serta pihak terkait lainnya.(adv)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi komunitas perempuan

Kenapa Perempuan Perlu Punya Circle yang Sehat?

42 siswa Tulungagung mengikuti edukasi keselamatan kereta api dalam program Eduspoor KAI Daop 7 Madiun

Naik KA Malabar, 42 Siswa Tulungagung Belajar Jadi Pelopor Keselamatan Kereta Api

Elim Tyu Samba bakal calon Ketua Umum KONI Kota Blitar 2026-2031

Surat ½ Terbuka untuk Elim Tyu Samba Jelang Musorkotlub KONI Blitar

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In