• Login
Bacaini.id
Saturday, May 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tradisi Belanja Lebaran, Perajin Tas di Kediri Tolak Orderan

ditulis oleh Editor
11 April 2023 20:03
Durasi baca: 2 menit
Dwi Ratna Safitri menunjukkan tas anyaman plastik buatannya. Foto: Bacaini/Novira

Dwi Ratna Safitri menunjukkan tas anyaman plastik buatannya. Foto: Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Tas anyaman berbahan plastik hasil buatan tangan warga Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri diburu menjelang lebaran. Kewalahan, pesanan yang baru-baru ini datang terpaksa ditolak karena khawatir tidak cukup waktu pengerjaan.

Memasuki hari ke-20 bulan Ramadan, tradisi berbelanja menjelang lebaran pun dimulai. Berbagai macam aksesoris tak luput dilirik, tas menjadi salah satunya. Aksesoris ini banyak diburu untuk mempercantik penampilan saat merayakan Hari Raya Idul Fitri nanti.

Tingginya permintaan aksesoris berupa tas juga dirasakan Dwi Ratna Safitri. Perajin tas anyaman plastik ini terpaksa menutup orderan bahkan sejak pertengahan bulan Ramadan lalu. Tak tanggung-tanggung, pesanan tas anyaman plastik yang dia terima sudah mencapai 500 lebih.

“Untuk saat ini kita sudah mulai close order karena permintaan terus bertambah,” kata Ratna, Selasa, 11 April 2023.

Tas anyaman cantik berbahan plastik buatan Ratna memang laris manis menjelang lebaran. Berbagai macam warna dan desain yang modis, tas anyaman plastik buatannya disasar berbagai kalangan termasuk milenial. Lebih-lebih harganya sangat terjangkau, mulai Rp6.000-Rp50.000.

“Untuk harga ini tergantung model dan ukuran tasnya,” imbuh Ratna.

Menurut Ratna, tas pesanan pelanggan rata-rata akan digunakan untuk wadah hampers dan parsel. Dalam pengerjaannya, perempuan berhijab itu dibantu 10 orang yang merupakan warga dan juga tetangga sekitar.

Masing-masing orang, lanjut Ratna, setiap satu hari bisa menghasilkan sedikitnya lima sampai tujuh buah tas dengan berbagai macam bentuk dan ukuran sesuai pesanan pelanggan. Padahal, pesanan yang masuk sudah mencapai ratusan.

“Satu hari satu orang bisa bikin 5-7 tas, sedang permintaan beratus-ratus. Jadi kita sesuaikan dengan kemampuan kita agar sesuai target,” aku Ratna.

Lebih lanjut, Ratna mengaku jika usahanya ini mulai dirintis tepat pada bulan Februari 2023 kemarin. Meski terbilang baru, permintaan tas anyaman plastik handmade dari Desa Brenggolo ini tidak hanya datang dari Kediri dan sekitarnya saja, melainkan juga dari kota-kota besar di Indonesia.

“Ada yang dari Surabaya, dari Jakarta juga ada,” imbuhnya singkat.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: perajin tas anyamanperajin tas kediritradisi belanja lebaran
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi internet lemot saat bekerja online

Internet Lemot dan WiFi Putus Nyambung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pekerja kantoran Indonesia sedang bekerja

Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia

Ilustrasi pasukan Garnisun. Foto: istimewa

Jejak Garnisun Menumpas Premanisme di Zaman Orde Baru

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In