• Login
Bacaini.id
Thursday, July 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tolak Damai, Ortu Santri Korban Penganiayaan Hingga Tewas: Pengasuh Pesantren Harus Tanggung Jawab!

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
4 March 2024 12:33
Durasi baca: 2 menit
Tolak Damai, Ortu Santri Korban Penganiayaan Hingga Tewas: Pengasuh Pesantren Harus Tanggung Jawab!. (foto/Bacaini)

Tolak Damai, Ortu Santri Korban Penganiayaan Hingga Tewas: Pengasuh Pesantren Harus Tanggung Jawab!. (foto/Bacaini)

Bacaini.id, KEDIRI – Orang tua Bintang Balqis Maulana (14), santri korban penganiayaan hingga tewas di Pondok Pesantren Al Hanifiyyah, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur menolak restorative justice atau upaya hukum perdamaian.

Upaya restorative justice diketahui telah diwacanakan penasihat hukum 4 pelaku penganiayaan yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Para pelaku penganiayaan merupakan santri senior.

“Saya tidak akan berdamai atau apapun itu dengan alasan kasihan,” tegas Suyanti ibu santri Bintang Balqis Maulana kepada wartawan di Kediri Senin (4/3/2024).

Suyanti mengemukakan alasannya menolak perdamaian, yakni kuasa hukum pelaku selalu berdalih peristiwa yang terjadi lantaran kesalahpahaman urusan ibadah salat. Sementara yang ia tahu, anaknya jika disuruh pasti melaksanakan tanpa harus dipukul.   

“Karena saya melihat bahwa pengacara pelaku menyatakan ini kesalahpahaman karena masalah sholat. Saya tidak akan membenarkan atau membela anak saya, saya sebagai ibunya, bahwa anak saya kalau disuruh itu pasti melaksanakannya, sehingga tidak perlu dipukul atau dibunuh,” jelas Suyanti.

Santri Bintang diketahui menjadi korban bullying atau perundungan fisik di lingkungan pondok pesantren. Ia dipukuli oleh para pelaku hingga meninggal dunia. Hasil visum menyebut sekujur tubuh Bintang penuh dengan luka memar atau lebam.

Parahnya lagi, sebelum kasus kekerasan itu terungkap, pengasuh pondok pesantren sempat berdalih kematian santri Bintang akibat terpeleset. Suyanti berharap pengasuh pesantren juga bertanggung jawab atas kelalaian yang terjadi.

Atas kelalaian yang menyebabkan putranya meninggal dunia, Suyanti juga tengah menyiapkan laporan hukum. Dalam kasus ini ia ingin para pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.

“Insyaallah nanti pasti saya akan siap melaporkan. Kalau menurut saya pelaku harus dihukum seberat-beratnya, karena sudah seperti itu, memperlakukan anak saya,” pungkasnya.

Penulis: Agung K Jatmiko

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bullyingperundungan di pesantrensantri Bintangsantri tewassantri tewas di pesantrensantri tewas dianiaya
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kilang minyak dunia. Foto: istimewa

Morgan Stanley Perkirakan Krisis Pasokan Solar di Eropa Makin Parah hingga Akhir 2026

Pekerja bangunan tewas diduga tersengat listrik saat bekerja di Kota Blitar

Nestapa Pekerja Bangunan di Blitar, Tewas Diduga Tersengat Listrik

Motif Batik Encim Pekalongan dengan corak bunga warna-warni

Viral Batik Pekalongan Jadi Polemik Netizen Indonesia Vs Malaysia

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In