Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Sebanyak 21 hektare Lahan Pertanian Pangan Perkelanjutan (LP2B) terdampak proyek pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung. Disisi lain, hingga kini satgas masih mengalami kendala untuk mencari lahan penggantinya.
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Tulungagung, Suyanto mengatakan sebenarnya LP2B boleh digunakan untuk kepentingan proyek nasional, termasuk jalan tol. Namun, untuk melakukan alih fungsi LP2B ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan.
“Jika melakukan alih fungsi LP2B untuk proyek nasional, ada catatanya. Yakni, harus mencarikan lahan pengganti dengan luasan tiga kali lipat,” kata Suyanto, Selasa, 6 Juni 2023.
Syarat lainnya, lanjut Suyanto, lahan pengganti harus memiliki kualitas yang sama. Misalnya jika LP2B terdampak bisa melakukan panen tiga kali dalam satu tahun, maka spesifikasi lahan pengganti harus menyesuaikan.
“Untuk total LP2B di Tulungagung yang terdampak proyek jalan tol mencapai 21 hekatare,” sebutnya.