• Login
Bacaini.id
Friday, May 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Stok Melimpah, Pemkab Kediri Upayakan ASN Ikut Serap Cabai Agar Harga Kembali Normal

ditulis oleh
18 September 2020 15:09
Durasi baca: 2 menit
Stok di Petani Cabai Kediri

Stok di Petani Cabai Kediri

KEDIRI – Melimpahnya stok cabai di tingkat petani karena panen raya di berbagai daerah membuat harga jual di pasaran terus merosot. Kondisi ini terjadi sejak bulan Agustus 2020.

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan berupaya melakukan tidakan untuk mengerek harga, salah satunya dengan mengupayakan pembelian Cabai untuk kalangan Aparatur Sipil Negara Negara (ASN).

“Kemarin dari Dipertabun mengupayakan Teman-teman ASN untuk beli. Hanya saja serapannya tidak banyak karena dari lingkungan ASN. Tetapi minimal ada serapan. Kita juga coba diskusi agar terkoordinir, biar cabainya dikeringkan. Berupaya mencari pasar kering karena permintaan banyak, namun dari segi kualitas perlu pendampingan,” kata Tutik Purwaningsih, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

Sejak bulan Agustus 2020 kemarin, harga komoditas cabai di Kabupaten Kediri terus menurun. Saat ini, harga di tingkat petani hanya Rp 8 – 9 ribu per kilogramnya. Stok cabai yang berlimbah ditambah adanya pasokan dari berbagai daerah menjadi faktor utama penurunan harga cabai.

Pada Hari Raya Idul Adha kemarin harga cabai masih berkisar Rp 18-20 ribu per kilogram. Tetapi setelahnya terus mengalami penurunan. Kondisi itu diperparah dengan adanya wabah corona. Permintaan ikut menurun, sementara produktifitas cabai banyak.

Pandemi Covid-19 memang memukul berbagai sektor ekonomi. Banyak tempat usaha makanan yang membutuhkan cabai terpaksa tutup. Bahkan, perusahaan-perusahaan besar pengolahan ikut terganggu produksinya. Sementara Kabupaten Kediri yang menjadi penyuplai cabai nasional tentu menjadi sulit mengeluarkan cabai hasil produksi.

Diakui oleh Tutik, permintaan cabai di masa pandemi ini memang merosot tajam hingga 50-60 persen. Daerah-daerah yang menjadi langganan pengiriman, seperti Surabaya, Jakarta dan Banyuwangi mengurangi permintaan. Akibatnya, di Kabupaten Kediri mengalami over produksi.

Tutik optimis, persoalan harga cabai di Kabupaten Kediri bakal segera memperoleh solusi. Mengingat, Dinas Perdagangan kini tengah mengupayakan beroperasinya tempat penyimpanan cabai atau colstorit untuk menampung hasil produksi cabai. Ada dua unit kulkas penyimpanan dengan kapasitas 8-10 ton yang siap untuk segera dioperasikan di Toko Pertanian Indonesia Center (TPIC) Pare.

“Kita sudah mengupayakan untuk penyimpanan, ada dua colstorit dengan kapasitas 8-10 ton. Kita masih kendala menaikkan daya, masih antri di PLN. Kita naikkan menjadi 15.000 KW. Bulan depan kita upayakan sudah bisa,” tegas Tutik. (Advertorial)

 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Baca KediriInfo KediriKabar KediriKediripemkab kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musisi Indonesia sukses menembus industri musik dunia

Musisi Indonesia Go Internasional: NIKI, Rich Brian dan no na Guncang Musik Global

Ilustrasi hantu pocong dalam suasana malam di perkampungan Indonesia

Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara

Olahan kambing bakar kecap ala Devina Hermawan dengan bumbu rempah dan irisan cabai merah

Resep Kambing Bakar Kecap ala Devina Hermawan, Tak Serepot Bakar Sate

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In