• Login
Bacaini.id
Sunday, February 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Siswa TK dan SD di Kediri Buat Kue Apem Untuk Megengan

ditulis oleh Editor
31 March 2022 18:40
Durasi baca: 2 menit
Murid sekolah alam Ramadhani antusias belajar membuat kue apem untuk megengan. Foto: Bacaini/Novira

Murid sekolah alam Ramadhani antusias belajar membuat kue apem untuk megengan. Foto: Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Puluhan siswa Sekolah Alam Ramadhani menyambut datangnya bulan Ramadan dengan tradisi megengan. Mereka diajarkan cara membuat kue apem sebagai kue khas megengan.

Sekitar 50 siswa tampak antusias belajar membuat kue apem dengan bimbingan guru di sekolah yang berada di Jalan Supit Urang, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Siti Emyati, salah satu guru sekolah alam Ramadhani mengatakan, selain mengajarkan cara membuat kue apem, para guru juga menyampaikan makna kue apem dalam tradisi megengan.

Kue apem sendiri berasal dari kata afwan dalam bahasa arab yang berarti maaf, yang kemudian masyarakat jawa lebih biasa menyebutnya dengan apem.

“Kami juga menyampaikan kue apem sebagai simbol permintaan maaf yang dibagikan kepada saudara dan juga tetangga sebelum bulan puasa,” kata Siti kepada Bacaini.id, Kamis, 31 Maret 2022.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk memperkenalkan tradisi megengan yang sudah dilakukan secara turun temurun dalam menyambut bulan puasa.

“Sekaligus untuk melestarikan budaya warisan leluhur. Karena selama ini banyak anak-anak muda yang sudah melupakan tradisi megengan akibat pengaruh zaman,” terangnya

Sementara itu, Azza salah satu siswa sekolah alam mengaku senang diajari membuat kue apem oleh gurunya. Dia mengatakan sebelumnya belum pernah membuat kue dan baru tahu cara membuatnya.

“Senang sekali tadi diajari ibu guru. Kue yang sudah jadi dimakan bersama dengan teman-teman,” kata Azza.

Setelah selesai membuat apem, para siswa sekolah alam melakukan doa bersama dalam acara megengan atau selamatan menyambut bulan suci Ramadan. Acara dilanjutkan dengan menikmati kue apem buatan mereka sambil menonton pertunjukan wayang sebagai edukasi memperkenalkan ibadah puasa kepada anak sejak dini.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bulan ramadankota kedirisekolah alam ramadhanitradisi megengan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wali Kota London Sadiq Khan menyalakan lampu Ramadan di kawasan West End

London Sambut Ramadan 2026, 30 Ribu Lampu LED Hiasi West End

Polisi Blitar bagi cokelat kepada pengendara saat Valentine

Bikin Kaget! Dikira Razia, Pengendara di Kota Blitar Justru Dapat Cokelat dari Polisi

Wisatawan snorkeling menikmati air jernih di sekitar Pulau Gili Ketapang

Liburan 2 Hari di Probolinggo, Dari Laut Biru Gili Ketapang ke Sunrise Gunung Bromo

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In