• Login
Bacaini.id
Tuesday, October 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sineas Kediri Membedah Strategi Iklan Thailand

ditulis oleh Hari Tri Wasono
11 August 2025 15:10
Durasi baca: 2 menit
Diskusi film oleh komunitas APIK di BacainiKopi. Foto: Adhi Kusumo

Diskusi film oleh komunitas APIK di BacainiKopi. Foto: Adhi Kusumo

Bacaini.ID, KEDIRI – Pegiat perfilman atau sineas di Kota Kediri yang tergabung dalam Asosiasi Perfilman Kediri (APIK) membedah strategi iklan Thailand. Produksi iklan negeri Gajah Putih ini dikenal memiliki story telling kuat.

Diskusi yang diikuti anggota APIK ini diawali dengan nonton bareng empat iklan Thailand. Selanjutnya masing-masing peserta diminta memberikan pendapat atas iklan yang ditonton.

“Iklan Thailand selalu menyajikan twist,” kata Ketua APIK, Suhada di cafe BacainiKopi, Jumat, 8 Agustus 2025.

Ia mengatakan alur cerita yang dirangkai industri iklan Thailand layak ditiru dalam membangun konsep cerita para sineas Kota Kediri. Karena itu APIK selalu membuka ruang diskusi dan peningkatan kapasitas para sineas Kota Kediri.

Menariknya, diskusi ini juga menghadirkan praktisi periklanan nasional Shafiq Mulyanto dari Jakarta. Ia mengatakan industri iklan Thailand memiliki beberapa keunggulan yang patut diadaptasi oleh rumah produksi tanah air. Salah satunya adalah soal kebanggaan menggunakan nilai lokal dalam materi mereka.

“Iklan Thailand akan selalu menggunakan bahasa Thailand, tidak perduli orang luar Thailand bisa memahami atau tidak. Mereka punya nilai khas yang menguatkan kultur budaya setempat,” kata Shafiq.

Karena alur cerita dan kemampuan story telling yang kuat, orang yang tidak bisa memahami bahasa Thailand pun bisa mengerti dan menangkap pesan yang disampaikan.

“Kita ini belum bisa menampilkan iklan dengan ciri khas Indonesia. Selain belum menemukan simbol yang tepat, perilaku pasar yang menyukai hal-hal viral sering menjadi kendala dalam memproduksi iklan yang idealis,” terang Shafiq.

Hal itulah yang kemudian menjadi pekerjaan rumah sineas dalam negeri, terutama anggota APIK untuk memunculkan nilai ke-Indonesia-an dalam produksi film mereka.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: APIKfilmkota kdirisineas
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dugaan penipuan yang mencatut nama Bupati Blitar Rijanto

Catut Nama Bupati Blitar Rijanto, Penipu Tawarkan Kerja Sama Budidaya Ikan

Mas Dhito Minta Data Penurunan Stunting Harus Riil

Pelantikan Dudung Abdrurrahman sebagai Menkopolkam di Istana. Foto: Biro Pers Istana

Dudung Jadi Menko Polkam, Ini 5 Poin Penting Pernyataannya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In