
Suyudi Ario Seto
Ada paradoks menarik dalam pergantian Kapolri sekarang. Komjen Suyudi Ario Seto, yang diajukan Prabowo menggantikan Listyo, juga mengalami sejumlah promosi penting ketika Listyo menjadi Kapolri.
Suyudi menjadi Kapolda Banten melalui mutasi yang ditandatangani pada Juni 2024. Sebelumnya ia pernah menjabat Wakapolda Metro Jaya dan menduduki berbagai posisi di Bareskrim.
Ini menunjukkan bahwa jaringan karier di Polri jauh lebih kompleks daripada pembagian “gerbong A versus gerbong B”.
Selain mereka, ada beberapa nama Pati (perwira tinggi) lain yang turut “moncer” di era kepemimpinan Listyo Sigit. Salah satunya adalah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Ribut mendapat posisi penting pada awal era Listyo, dengan menjabat Karobinkar SSDM Polri sejak 2021. Sebelumnya, pada 2020, Ribut sudah berada di lingkungan Robinkar SSDM sebagai Kabagmutjab.
Ini penting karena Robinkar (Biro Pembinaan Karier) berkaitan langsung dengan pembinaan dan pengembangan karier personel Polri.
Lebih menarik lagi, pada Desember 2021, Ribut tercatat sebagai salah satu perwira yang naik pangkat dari Brigjen menjadi Irjen dalam upacara yang dipimpin Listyo Sigit. Puncaknya, Listyo menunjuk Ribut sebagai Kapolda Jateng, bersama 157 pati dan pamen pada Juli 2024.
Saat itu Ribut masih menjabat Karobinkar SSDM Polri. Surat Telegram ST/1554/VII/KEP/2024 menetapkan Ribut sebagai Kapolda Jateng. Surat tersebut ditandatangani As SDM Polri Dedi Prasetyo atas nama Kapolri. Bahkan Ribut sekaligus naik pangkat dari Brigjen menjadi Irjen ketika menduduki posisi Kapolda Jateng. (htw/edt)



