• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Seniman Wayang Potehi Jombang Diundang Pentas di Belanda

ditulis oleh Editor
29 August 2022 07:23
Durasi baca: 2 menit
Para seniman wayang potehi Gudo, Jombang yang akan berangkat ke Belanda akhir Agustus nanti. Foto: Bacaini/Syailendra

Para seniman wayang potehi Gudo, Jombang yang akan berangkat ke Belanda akhir Agustus nanti. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Sebanyak sembilan orang tim wayang potehi Gudo, Jombang akan berangkat menuju Den Haag Belanda akhir Agustus ini. Mereka diundang untuk mementaskan wayang potehi dalam event TongTong Fair (TTF).

Pemimpin rombongan wayang potehi Gudo, Toni Harsono mengatakan pementasan di Den Haag Belanda akan berlangsung mulai tanggal 1 sampai 11 September 2022 mendatang. Sementara TTF sendiri merupakan ajang pagelaran seni dan budaya Asia-Pasifik tertua di Belanda.

“Kami akan membawa nama Jombang dan kesenian Potehi di pada ajang tersebut,” ujar Toni kepada Bacaini.id, Minggu, 28 Agustus 2022.

Menurutnya, baru kali ini wayang potehi Gudo bisa menghadiri undangan dari TTF. Sebelumnya mereka gagal berangkat, salah satunya karena terkendala pendanaan. Sehingga tahun ini Toni dkk bekerja ekstra keras menggalang dana dari publik, mengingat minimnya dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat.

“Banyak sekali yang mendukung kami. Dari banyak kalangan baik Islam, Kristen, Buddha, Konghucu, Jawa, Tionghoa, Madura dan lain-lain. Jumlah donasinya juga macam-macam, ada yang Rp50 ribu hingga jutaan, semua membantu kami agar bisa berangkat ke Belanda,”sebutnya.

Toni menjelaskan bahwa masyarakat tidak hanya mendukung secara finansial. Banyak dari mereka yang memberikan dukungan serta membantu mempromosikan wayang potehi melalui media sosial.

Baginya, semua ini menjadi bukti bahwa potehi tidak hanya milik komunitas Tionghoa, namun secara luas, potehi telah diterima bahkan oleh masyarakat non-Tionghoa. Bahkan, tokoh potehi ini berharap kepada semua masyarakat untuk terus mengembangkan seni dan budaya.

“Mohon doa restu agar kami mampu merawat dan mempromosikan seni budaya Indonesia, khususnya potehi dalam event nasional maupun internasional,” harapnya.

Diketahui, nama Toni Harsono merupakan salah satu sosok penting atas berdirinya Museum Potehi Gudo. Aneka koleksi potehi tersimpan rapi di museum yang bersebelahan dengan Kelenteng Hok Sang Kiong Gudo. Toni memiliki keinginan kuat untuk terus melestarikan kesenian wayang potehi di Jombang.

Sebagai pendiri Museum Potehi Gudo, Toni memastikan darah seni ini turun dari mendiang kakeknya, Tok Su Kwi yang merupakan seorang dalang wayang potehi asli Tiongkok. Sang kakek hijrah dari Negeri Tirai Bambu ke Indonesia pada tahun 1920 silam. Semenjak itulah, kakek Toni mulai memainkan sekaligus mengkampanyekan wayang potehi ke seluruh penjuru wilayah di Indonesia.

“Saya ingin melestarikan warisan budaya ini menjadi bagian dari sejarah di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: jombangseniman wayang potehiTongTong Fair (TTF) Den Haag Belanda
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pasangan suami istri berbincang hangat di kamar tidur

Saat Hasrat Bercinta Istri Meredup, Ternyata Bukan Karena Tak Cinta

Ilustrasi netizen Indonesia scroll media sosial berdasarkan survei Jakpat 2025

Tabiat Netizen Indonesia Terungkap: 71% Hanya Scroll Medsos, Cuma 19% Baca Berita

Fajar Alamri menggunakan pijakan kardus saat bermain biliar

Fakta Fajar Alamri, Bocah 5 Tahun dari Tolitoli yang Bikin Legenda Biliar Dunia Terkesima

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In