• Login
Bacaini.id
Friday, October 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sempat Tertahan di Malaysia, Jenazah PMI Asal Arjasa Akhirnya Pulang Dipulangkan Pakai Dana Pribadi Bupati Jember

ditulis oleh Hari Tri Wasono
6 September 2026 18:49
Durasi baca: 2 menit
Proses pemakaman jenazah Muhammad Iswandi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Biting, Kecamatan Arjasa, Jember

Proses pemakaman jenazah Muhammad Iswandi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Biting, Kecamatan Arjasa, Jember

Reporter: Mega | Editor: Hari Tri Wasono

Bacaini.ID, JEMBER – Duka mendalam menyelimuti keluarga Muhammad Iswandi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Pria yang telah berjuang mengadu nasib di Malaysia selama dua dekade tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Negeri Jiran usai mengalami sakit komplikasi.

Jenazah Almarhum Iswandi akhirnya berhasil dipulangkan ke kampung halamannya pada Minggu (6/9/2026) malam setelah sempat tertahan beberapa pekan di Malaysia.

Putri almarhum, Istantina Anitia, menceritakan bahwa sang ayah sudah bekerja di Malaysia sejak tahun 2006, saat dirinya masih duduk di bangku TK. Berbagai pekerjaan kasar dilakoni Iswandi demi menghidupi keluarga, mulai dari buruh pabrik perakitan rangka mobil, manufaktur wadah plastik, hingga terakhir di industri pembuat wadah minuman.

“Ayah tidak punya riwayat penyakit kronis waktu pertama kali berangkat. Baru dalam dua tahun terakhir ini almarhum terbuka soal kondisi kesehatannya,” ujar wanita yang akrab disapa Nita tersebut.

Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Iswandi menurun drastis akibat luka paku di kakinya yang membengkak hingga memicu komplikasi tetanus. Karena sakitnya itu, ia sempat tidak masuk kerja selama tiga hari.

Padahal, Iswandi sebenarnya sudah merencanakan untuk pulang kampung pada pertengahan Agustus 2026. Namun takdir berkata lain, ia ditemukan tak bernyawa di sebuah musala setempat pada Selasa (18/8/2026) saat hendak bersiap berobat ke rumah sakit.

Pihak keluarga di Jember baru menerima kabar duka tersebut pada hari yang sama sekitar pukul 13.15 WIB melalui rekan almarhum. Proses konfirmasi sempat berlangsung alot karena barang-barang pribadi milik almarhum, seperti ponsel dan uang tunai, hilang di lokasi kejadian dan hanya menyisakan paspor serta kunci kamar.

Selain itu, kendala verifikasi dokumen dan prosedur kepolisian di Malaysia membuat pemulangan jenazah memakan waktu hingga beberapa pekan. Kedatangan jenazah baru terwujud setelah adanya penggalangan bantuan dari relawan, keluarga, serta kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Jember dan anggota DPR RI, Bambang Haryadi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perdagangan (Kadisnaker) Kabupaten Jember, Zamroni, menyampaikan bahwa seluruh pembiayaan pemulangan jenazah PMI tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, menggunakan dana pribadi.

“Seluruh biaya pengiriman jenazah diselesaikan oleh Bupati secara pribadi, bukan menggunakan APBD. Proses pengurusan kepulangan ini juga diperlancar atas bantuan anggota DPR RI Bambang Haryadi,” terang Zamroni saat mendampingi kedatangan jenazah.

Jenazah almarhum Iswandi tiba di rumah duka di Desa Biting, Kecamatan Arjasa pada pukul 21.18 WIB dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga pada malam yang sama. (meg/adv)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Perempuan belajar mengatasi people pleasing dan menetapkan batasan diri

Berhenti Jadi Perempuan Tidak Enakan, Kamu Berhak Berkata Tidak

Pemeriksaan sampel air sumur dan feses untuk menyelidiki dugaan keracunan di Trenggalek

Air Sumur dan Feses Korban Keracunan Trenggalek Diuji di Surabaya

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Foto: tangkapan layar

Mengapa Keterangan Nusron Wahid Dibutuhkan KPK dalam Kasus HGB Summarecon?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In