• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Selenggarakan Uji Keamanan Pangan, DKPP Kota Kediri Menemukan Beberapa Bahan Pangan Mengandung Pestisida

ditulis oleh
12 June 2024 22:00
Durasi baca: 2 menit
Selenggarakan Uji Keamanan Pangan, DKPP Kota Kediri Menemukan Beberapa Bahan Pangan Mengandung Pestisida. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Selenggarakan Uji Keamanan Pangan, DKPP Kota Kediri Menemukan Beberapa Bahan Pangan Mengandung Pestisida. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.id, KEDIRI – Dalam rangka memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia serta menyambut Hari Raya Idhul Adha Tahun 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri melaksanakan Uji Keamanan Pangan untuk PSAT ( Pangan Segar Asal Tumbuhan), Rabu (12/6). Guna memperingati momentum yang jatuh pada tanggal 7 Juni tersebut,  Badan Pangan Nasional (Bapanas) menginstruksikan  seluruh dinas kab/Kota yg menangani urusan untuk untuk menggelar uji keamanan pangan secara serentak pada tanggal 7 hingga 14 Juni 2024. Dikonfirmasi secara terpisah, Moh Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri mengutarakan tujuan dari kegiatan yang berlokasi di Pasar Setono Betek tersebut untuk memastikan bahwa Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang dikonsumsi masyarakat Kota Kediri aman dari pestisida, serta Pangan Segar Asal Hewan (PSAH) dan Pangan Segar Asal Ikan (PSAI) terbebas dari formalin.

“Jadi kami melaksanakan uji test kit atas sepuluh komoditas yang terdiri dari delapan PSAT, satu PSAH, dan satu PSAI untuk memastikan benar-benar aman dikonsumsi masyarakat,” jelas Ridwan. Adapun kesepuluh komoditas tersebut, antara lain: PSAT meliputi: cabai rawit, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, bawang bombai, wortel, kol, sawi hijau; PSAH yakni daging ayam; serta PSAI yakni ikan kembung. Metode uji yang dilakukan, Ridwan menerangkan baik pada PSAT, PSAH, dan PSAI, petugas melakukan uji rapid test menggunakan test kit dengan mengambil sepuluh sampel yang diperoleh dari pedagang. Hasilnya, diketahui dari delapan sampel PSAT hanya terdapat dua yang negatif pestisida, yaitu: kol dan sawi hijau, keenam lainnya positif mengandung pestisida. “Kalau yang ikan kembung dan ayam negatif tidak mengandung formalin,” tegasnya.

Usai menggelar uji keamanan pangan, DKPP Kota Kediri akan menindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hasil uji bahwa sayur yang dibeli di pasar mengandung pestisida serta mengupayakan masyarakat agar melakukan optimalisasi pekarangan dengan menanam PSAT sendiri. “Setelah kita tahu bahwa hanya ada dua PSAT yang negatif pestisida maka masyarakat perlu untuk mengupayakan sendiri PSAT minimal dalam rangka optimalisasi pekarangan untuk ditanami PSAT kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Terkait tingkat kandungan pestisida dalam PSAT, Ridwan menyampaikan bahwa pihaknya belum melakukan uji ambang batas.

“Dengan adanya sosialisasi ini harapan kami masyarakat semakin termotivasi untuk menanam sendiri serta mengupayakan optimalisasi pekarangan sendiri, jadi untuk kebutuhan sayur sehari-hari tidak hanya mengandalkan beli di pasar tapi mereka lama kelamaan akan terkedukasi hasil dari test kit ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Tutik, salah seorang pembeli yang sehari-hari bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga mengaku cukup kaget dengan hasil yang dilakukan DKPP hari ini. Menurutnya, Ia bersama keluarga sangat gemar dan sering sekali mengkonsumsi PSAT yang disebutkan mengandung pestisida tersebut. “Saya lumayan kaget sama hasil ujinya soalnya sudah terbiasa makan itu. Ya semoga saja tidak membahayakan tubuh,” ujar wanita berkacamata tersebut. Merespon imbauan DKPP terkait optimalisasi lahan pekarangan, Tutik merasa hal tersebut merupakan saran yang baik agar masyarakat mengetahui kualitas bahan pangan yang akan dikonsumsi. “Kalau menanam sendiri kan jadi tahu dikasih apa, pupuknya banyak apa tidak, merasa lebih lega,” tandasnya.(ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: dkppkota kediripemkot kediripestisidasayur
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In