• Login
Bacaini.id
Thursday, March 5, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sejarah Penggunaan Nama Ibu pada Kode Keamanan Perbankan

ditulis oleh Redaksi
29 January 2025 23:44
Durasi baca: 2 menit
Program komputer. Foto: unsplash

Program komputer. Foto: unsplash

Bacaini.ID, KEDIRI – Penggunaan nama ibu kandung sebagai salah satu kode keamanan perbankan sudah lazim di Indonesia. Petugas bank akan menanyakan nama ibu ketika hendak melakukan perubahan data atau transaksi perbankan.

Namun tahukah kamu mengapa nama ibu yang dipilih menjadi kode rahasia perbankan? Sementara ada banyak anggota keluarga lain yang justru tidak dipergunakan untuk mengkonfirmasi data.

Sebuah penelitian menyebut jika penggunaan nama ibu sebagai kode atau sandi keamanan tak lepas dari sosok Frank Miller. Ia adalah pencipta sistem autentikasi yang menggunakan nama ibu kandung sebagai metode verifikasi pada tahun 1882 silam. Namanya Miller’s Codebook

Miller juga dikenal sebagai pelopor dalam pengembangan metode kriptografi, terutama dengan penemuan one-time pad yang merubah teknologi enkripsi.

Codebook dirancang untuk autentikasi transfer uang antar bank melalui telegram di Eropa. Miler memilih nama ibu kandung karena sering kali kurang dikenal dibandingkan nama ayah. Hal ini dianggap memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap penipuan.

Penelitian lain menghubungkan hal ini dengan budaya patriarkis, di mana nama ibu sebelum menikah lebih jarang diketahui publik.

Namun seiring perkembangan zaman, penggunaan nama ibu sebagai kode keamanan perbankan mulai kendur. Metode ini dianggap rentan terhadap pencurian identitas karena informasi semacam itu dapat dengan mudah diakses, terutama melalui media sosial.

Dalam konteks privasi di Barat, penggunaan nama yang mudah ditebak atau diakses secara publik dapat menimbulkan risiko pencurian identitas, terutama dalam dunia digital.

Sebagai gantinya, metode verifikasi yang lebih aman saat ini adalah autentikasi dua faktor dan biometrik untuk menggantikan metode tradisional tersebut.

Penulis: Danny Wibisono
Editor: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bankkodenama ibu
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Proses pembersihan material longsor dan batu besar di Jalan Nasional KM 16 Trenggalek–Ponorogo Desa Nglinggis

Jalan Nasional KM 16 Trenggalek–Ponorogo Siap Dilalui, Material Longsor Berhasil Dibersihkan

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin saat acara Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan di Monumen PETA Kota Blitar

Wawali Blitar Tak Diundang di Refleksi 1 Tahun, Pemkot: Fokus pada Mas Ibin

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengenakan rompi tahanan KPK setelah terjaring OTT kasus korupsi proyek outsourcing

Profil Fadia Arafiq yang Terjaring OTT KPK, Kasus Outsourcing Guncang Bupati Pekalongan

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat refleksi 1 tahun pemerintahan di Monumen PETA tanpa kehadiran Wakil Wali Kota

    Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Disabilitas Geruduk Dinsos Tulungagung, Bansos BPNT dan PKH Mandek Hingga Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In