• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Racun Jadi Senjata Paling Mematikan 5 Hewan ini

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
30 July 2025 16:16
Durasi baca: 3 menit
Tampak 5 hewan yang memiliki racun paling mematikan (foto/wikipedia)

Tampak 5 hewan yang memiliki racun paling mematikan (foto/wikipedia)

Bacaini.ID, KEDIRI – Racun atau bisa menjadi senjata atau salah satu alat hewan untuk mempertahankan diri.

Di Indonesia, ular king kobra dianggap sebagai hewan dengan racun paling mematikan.

Namun sebenarnya, ada banyak hewan lain yang memiliki racun lebih mematikan.

Berikut daftar hewan paling beracun di planet Bumi versi Explaining The Universe:

Ubur-ubur Kotak

Siapa sangka ubur-ubur merupakan binatang paling beracun di dunia.

Ubur-ubur kotak merupakan jenis ubur-ubur berbentuk seperti kubus dengan sengatan sangat berbisa.

Beberapa spesies, terutama Chironex fleckeri, sangat berbahaya. Sengatannya dapat menyebabkan kematian dalam beberapa menit.

Ubur-ubur kotak ditemukan di perairan tropis, termasuk di sekitar Australia dan wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia.

Ular Inland Taipan

Bukan king kobra, ular paling berbahaya bisanya adalah inland taipan.

Inland taipan (Oxyuranus microlepidotus) merupakan spesies Taipan berbisa tinggi yang endemik di daerah semi-gersang di pedalaman Australia.

Etnis Aborigin Australia di wilayah yang sama menamakan ular ini Dandarabilla.

Inland taipan adalah ular berbisa yang paling mematikan nomor satu di dunia.

Para peneliti mengatakan, satu tetes bisa ular inland taipan dapat membunuh 100 laki-laki dewasa dalam 45 menit.

Gurita Cincin Biru

Gurita cincin biru terbagi dalam empat spesies. Kelompok ini dapat ditemukan di genangan kecil di pantai dan terumbu karang di Samudra Pasifik dan Hindia, mulai dari Jepang hingga Australia.

Nama ‘cincin biru’ diberikan karena terdapat totol-totol mirip cincin berwarna biru pada sekujur tubuhnya.

Gurita cincin biru merupakan salah satu hewan laut paling beracun di dunia.

Satu gigitan gurita cincin biru dapat membunuh lebih dari 26 laki-laki dewasa, dan tidak ada penawar racunnya.

Ubur-ubur Irukandji

Ubur-ubur Irukandji adalah ubur-ubur kecil dan sangat berbisa yang menghuni perairan laut Australia.

Irukandji mampu menembakkan sengatan pada korbannya, menyebabkan gejala yang dikenal sebagai sindrom Irukandji.

Sengatan Irukandji dapat menyebabkan pendarahan otak pada manusia. Ubur-ubur ini berukuran kira-kira satu sentimeter kubik.

Siput Kerucut

Siput kerucut merupakan siput laut yang sangat berbisa dari keluarga Conidae.

Fosil siput kerucut telah ditemukan dari zaman Eosen hingga Holosen.

Spesies siput kerucut memiliki cangkang yang berbentuk kerucut secara kasar.

Banyak spesies memiliki pola warna-warni pada permukaan cangkangnya.

Terdapat sekitar 30 catatan kematian manusia akibat siput kerucut. Korban manusia hanya merasakan sedikit rasa sakit, karena bisanya mengandung komponen analgesik.

Beberapa spesies dilaporkan dapat membunuh manusia dalam waktu kurang dari lima menit. Kerap juga disebut ‘siput rokok’.

Karena konon seseorang hanya punya waktu untuk menghisap sebatang rokok sebelum mati.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hewan beracunracunracun hewanracun mematikan
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Patukan Ular Weling yang Mematikan, Hati-hati yang Suka di Sungai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

Tradisi Sinongkelan di Desa Prambon Trenggalek dengan pertunjukan Grebeg Sinokel

Tradisi Sinongkelan Trenggalek, Jejak Pelarian Susuhunan Paku Buwono II di Bedah Kartasura

Penumpang menikmati fasilitas lounge di Stasiun Madiun dengan layanan transportasi terintegrasi dari KAI Daop 7

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In