• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pusaka Tombak Kyai Upas Dijamas di Rumah Asalnya

ditulis oleh
28 July 2023 18:17
Durasi baca: 2 menit
Prosesi jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas di Tulungagung. Foto:Bacaini/Setiawan

Prosesi jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas di Tulungagung. Foto:Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Tombak Kanjeng Kyai Upas kembali menjalani jamasan di Pendopo Kanjengan Pringgokusumo. Tombak tersebut merupakan pusaka peninggalan Kanjeng Bupati Pringgokusumo, yang telah diberikan kepada Pemkab Tulungagung.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas dilakukan pada Jumat Kliwon, Bulan Suro. “Setelah Pemkab Tulungagung membeli aset yang menjadi rumah asal Tombak Kanjeng Kyai Upas, maka mulai tahun ini jamasan akan dilakukan di sini,” katanya, Jumat, 28 Juli 2023.

Tak sekedar menjamas, Masryoto juga berencana mengembangkan jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas menjadi wisata religi dan budaya di Tulungagung. Sebab tradisi ini memiliki nilai luhur perjuangan berdirinya Kabupaten Ngrowo menjadi Kabupaten Tulungagung.

Juru Kunci Tombak Kanjeng Kyai Upas, Winarto, mengatakan prosesi Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam. Terdapat beberapa persyaratan saat melakukan jamasan.

“Salah satu syaratnya adalah siraman Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas dengan sembilan jenis air. Seperti tirta penguripan, tirta belik tengah, tirta belik buntut, tirta tempuran, tirta gothelan, tirta deresan pisang, tirta deresan randhu, toya klapa dan tirta sumur,” paparnya.

Ada beberapa pantangan saat prosesi jamasan.  Salah satunya melarang perempuan melihat prosesi jamasan. Dikhawatirkan perempuan tersebut akan mendapat halangan.

Ketertarikan warga Tulungagung untuk menyaksikan jamasan sangat besar. Sebagian bahkan berebut mendapatkan air bekas jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas. Mereka percaya bahwa air itu memiliki berkah. Hanya saja air tersebut dilarang keras untuk diminum karena mengandung bahan berbahaya.

Sriati, salah satu warga yang berebut air jamasan meyakini kepercayaan itu. Dia berharap air itu bisa memberi kesehatan dan keberkahan bagi keluarganya. “Rencananya air ini akan saya masukan ke dalam sumur agar keberkahannya awet dan bisa digunakan untuk keluarga,” katanya.

Penulis: Setiawan
Editor: Hari TW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bupatijamasantombak kanjeng kyai upasTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Seniman Gunadi menjelaskan proses pembuatan patung Bung Karno setinggi lima meter di Istana Gebang Kota Blitar

Dibalik Patung Baru Soekarno di Blitar, Seniman Gunadi Sebut Karakter Bung Karno Paling Sulit

Warga mengikuti tradisi Baritan dan ritual bulan Suro di wilayah Blitar Jawa Timur

Tradisi Bulan Suro di Blitar: Dari Baritan hingga Larung Sesaji, Masih Dilestarikan Warga

Ilustrasi perbedaan tampilan wajah carb face dan protein face akibat pola konsumsi karbohidrat dan protein

Carb Face vs Protein Face, Apa Pengaruh Makanan ke Wajah?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In