• Login
Bacaini.id
Thursday, January 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Polri Urutan ke-18 Dunia di Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian, Perlu Reformasi

ditulis oleh Editor
26 September 2025 12:21
Durasi baca: 3 menit
Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian menempatkan Polri urutan ke-18

Ilustrasi korupsi

Bacaini.ID, KEDIRI – Polri atau Kepolisian Republik Indonesia menempati urutan ke-18 dunia dalam Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian.

Terlepas di urutan ke-18 dunia dalam Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian, Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan langkah reformasi kepolisian atau Polri.

Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian atau Police Corruption Perceptions Index merupakan ukuran subjektif soal tingkat korupsi di suatu negara yang dirasakan penduduknya.

Survei Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian secara internasional di berbagai negara ini dilakukan oleh lembaga Index Mundi.

Korupsi kepolisian saat ini diketahui tengah jadi masalah krusial di berbagai negara seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Berikut beberapa alasan utama mengapa korupsi kepolisian dianggap sebagai masalah.

• Erosi kepercayaan publik, praktik korupsi merusak kredibilitas dan legitimasi seluruh sistem peradilan.

• Ketidakadilan dan perlakuan tidak adil. Praktik korupsi dalam kepolisian menyebabkan perlakuan tidak adil terhadap individu. Penegakan hukum yang menjadi bias.

• Pelanggaran HAM. Petugas yang terlibat dalam praktik korupsi lebih mungkin menyalahgunakan wewenangnya, terlibat dalam kegiatan di luar hukum, atau melanggar hak asasi manusia.

• Impunitas dan kurangnya akuntabilitas. Petugas merasa dapat bertindak tanpa takut akan konsekuensinya.

Kurangnya akuntabilitas ini berkontribusi pada siklus korupsi dan menciptakan lingkungan di mana pelanggaran hukum tidak terkendali.

• Merusak aturan hukum: Korupsi di kepolisian merusak aturan hukum, landasan masyarakat yang adil dan demokratis.

• Investigasi kriminal yang terganggu. Praktik korupsi dapat mengganggu investigasi kriminal.

Petugas mungkin memanipulasi bukti, melindungi pelaku kejahatan, atau terlibat dalam upaya menutup-nutupi, sehingga menghambat penegakan keadilan.

• Meningkatnya angka kejahatan. Korupsi di kepolisian dapat berkontribusi pada meningkatnya angka kejahatan. 

20 Negara dengan Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian Tertinggi

Police Corruption Perceptions Index dinilai melalui survei yang diikuti oleh masyarakat seluruh dunia untuk menilai lembaga kepolisian di negara mereka masing-masing.

Pertanyaan utama yang diajukan adalah, ‘Seberapa besar masalah korupsi polisi di negara tempat Anda tinggal?’

Berikut 20 negara teratas dengan Indeks Persepsi Korupsi Kepolisian tertinggi, dengan skor indeksnya:

• Honduras, 8,32

• Paraguay, 8,08

• Venezuela, 8,05

• Uganda, 8,05

• Guatemala, 8,00

• Ukraina, 7,98

• Meksiko, 7,97

• Tanzania, 7,92

• Dominika, 7,91

• Kenya, 7,88

• Kamerun, 7,84

• Nigeria, 7,83

• Pakistan, 7,81

• Jamaika, 7,72

• Afrika Selatan, 7,71

• Brasil, 7,63

• Peru, 7,63

• Indonesia, 7,56

• Bolivia, 7,54

• Zimbabwe, 7,52

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: indeks persepsi korupsi kepolisiankorupsi kepolisianPolrireformasi kepolisianreformasi polri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustasi emas Antam. Foto: istimewa

Harga Emas Naik, Antam Tembus Rp3,48 Juta per Gram

Aktivitas di peternakan ayam di Kediri Foto: Bacaini/Novira

Jahatnya Kartel Ayam Terhadap Peternak Kecil

Ilustrasi peternakan ayam. Foto: istimewa

Mengenal Kartel Ayam Yang Sedang Dilawan Pemerintah

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curhat Ressa di Podcast Denny Sumargo Bikin Publik Berbalik Serang Denada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In