• Login
Bacaini.id
Wednesday, August 5, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Petani Rogoh Gocek Jutaan, Buat Sumur Bor untuk Irigasi

ditulis oleh Editor
4 October 2023 19:54
Durasi baca: 1 menit
Yulianto di sawah miliknya yang mengalami kekeringan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Yulianto di sawah miliknya yang mengalami kekeringan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Petani di Kabupaten Kediri terpaksa menggelontorkan biaya ekstra untuk membuat sumur bor demi mengairi sawah. Kemarau panjang akibat El Nino mengakibatkan saluran irigasi di lahan pertanian mengering.

Salah satu petani di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Yulianto mengaku terpaksa membuat sumur bor sebagai solusi irigasi di lahan persawahan miliknya dengan biaya yang terbilang cukup tinggi.

“Biaya membuat sumur bor lengkap dengan pompa air kira-kira hampir Rp6 Juta lah. Kalau sudah kering, cari air giliran gak ngatasi,” ungkap Yulianto, Rabu, 4 Oktober 2023.

Menurut Yulianto, dengan nominal biaya itu tentu saja cukup berat. Meskipun tidak merugi, tetapi dia harus bersiap menerima untung yang pas-pasan. Mengingat kondisi kekeringan ini paling parah dapat membuat petani terancam mengalami gagal panen.

“Kalau sewa bisa saja, sehari sekitar Rp57 ribu. Tapi kalau terlalu lama ya bisa jadi lebih banyak lagi biayanya. Solusinya ya membuat sumur bor ini, daripada tanamannya mati,” keluh Yulianto.

Diketahui kemarau panjang terjadi di Indonesia karena Fenomena El Nino. Petani menjadi salah satu pihak yang terdampak hingga terancam gagal panen. Kondisi ini pula yang mengakibatkan harga sejumlah komoditas pangan melonjak di pasaran.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kekeringan musim kemaraupetani kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

VP KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi melakukan inspeksi jalur kereta api Madiun-Kertosono menggunakan lori dresin

VP Daop 7 Madiun Inspeksi Jalur Madiun-Kertosono Demi Keselamatan

Jepang Resmi Bentuk Badan Intelijen Pertama Sejak Perang Dunia II

Tim gabungan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Padang pada Senin (3/8). Foto: BPBD Kota Padang

Banjir Bandang di Kota Padang Berangsur Reda

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In