• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

#PersatuanUntukMaju: Dari Retorika Kampanye ke Gerakan Sosial?

ditulis oleh Redaksi
16 August 2025 13:59
Durasi baca: 2 menit
Kampanye Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Foto: gerindra

Kampanye Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Foto: gerindra

Bacaini.ID, KEDIRI— Tagar #PersatuanUntukMaju kembali menggema di tengah semarak perayaan kemerdekaan dan geliat politik pasca-pemilu. Berawal dari slogan kampanye pasangan Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024, kini tagar tersebut mulai menjelma menjadi simbol harapan kolektif dan ajakan kolaboratif lintas sektor.

Tagar ini pertama kali mencuat dalam Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju di Stadion GBK, Februari 2024. Ribuan pendukung berkumpul, menyanyikan lagu bertema persatuan dan menyerukan semangat kebersamaan.

Namun, di luar panggung politik, narasi ini mulai diadopsi oleh komunitas sipil, ASN, dan pelaku usaha lokal sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan inklusif.

Platform TikTok dan Instagram menempatkan tagar #PersatuanUntukMaju dalam berbagai konteks, dari video edukasi ASN, kampanye lingkungan, hingga promosi UMKM. BacainiKopi, misalnya, mengangkat tema ini dalam teaser video “Ngopi Bareng, Satukan Langkah” yang mengajak anak muda berdiskusi tentang masa depan Indonesia.

Demikian pula komunitas urban seperti Gerakan Kota Hijau dan Forum Literasi Muda mulai mengintegrasikan tagar ini dalam program kolaboratif mereka, seperti penanaman pohon, diskusi kebijakan publik, dan pelatihan jurnalistik warga.

Apakah Tagar Ini Bisa Bertahan?

Meski potensinya besar, sejumlah pengamat komunikasi menilai bahwa keberlanjutan tagar ini bergantung pada konsistensi aktor-aktor publik dalam menerjemahkan semangat persatuan ke dalam kebijakan dan tindakan nyata.

“Jika hanya berhenti di baliho dan panggung kampanye, maka #PersatuanUntukMaju akan menjadi slogan kosong. Tapi jika dihidupi oleh komunitas, ia bisa menjadi gerakan sosial yang transformatif,” kata Danny Wibisono, mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia yang meneliti hubungan media dan pemerintahan.

Tagar ini bukan sekadar simbol politik, melainkan peluang untuk membangun narasi kebangsaan yang inklusif dan partisipatif. Di tengah polarisasi dan tantangan global, semangat persatuan bisa menjadi energi baru untuk merumuskan masa depan Indonesia yang lebih adil dan berkelanjutan.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: #persatuan untuk majuGibran Rakabuming RakaPrabowo Subiantoslogantiktok
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pantai Serang Blitar yang dikaitkan dengan laku spiritual Soeprijadi

Kebiasaan Ganjil Soeprijadi di Pantai Serang Blitar, Bertapa di Laut Selatan hingga Tantang Mitos Ratu Kidul

Wali Kota London Sadiq Khan menyalakan lampu Ramadan di kawasan West End

London Sambut Ramadan 2026, 30 Ribu Lampu LED Hiasi West End

Polisi Blitar bagi cokelat kepada pengendara saat Valentine

Bikin Kaget! Dikira Razia, Pengendara di Kota Blitar Justru Dapat Cokelat dari Polisi

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In