• Login
Bacaini.id
Sunday, February 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Perdana Digelar, Dishub Kota Kediri Lakukan Uji Emisi Gas Buangan untuk Kendaraan R4

ditulis oleh
26 September 2024 21:31
Durasi baca: 3 menit
Perdana Digelar, Dishub Kota Kediri Lakukan Uji Emisi Gas Buangan untuk Kendaraan R4. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Perdana Digelar, Dishub Kota Kediri Lakukan Uji Emisi Gas Buangan untuk Kendaraan R4. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Dalam rangka mendukung program Langit Biru yang digagas pemerintah serta untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2024 yang jatuh pada (17/9) lalu, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan menggelar aksi uji emisi untuk kendaraan roda 4 (R4) ke atas di Jalan PK Bangsa (depan Taman Makam Pahlawan) Kota Kediri, Kamis (26/9). Dikutip dari laman Dinas Perhubungan, Program langit biru merupakan program yang bertujuan untuk mengendalikan dan mencegah pencemaran udara, serta untuk mewujudkan perilaku sadar lingkungan baik dari sumber industri maupun kendaraan bermotor. “Jadi uji emisi merupakan salah satu upaya untuk mengecek kelayakan mesin kendaraan, termasuk mengetahui efisiensi pembakaran yang diuji menggunakan alat khusus. Tujuannya untuk mengetahui seberapa jauh polusi udara di Kota Kediri yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor,” jelas Didik Catur, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri.

Kegiatan perdana yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Kediri tersebut turut melibatkan beberapa pihak, di antaranya: Dealer Auto2000 Kediri Hasanudin dan Suharmaji, UPT Dishub Provinsi Jawa Timur, Satlantas Polres Kediri Kota, Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kediri, Terminal Tamanan, dan Jasa Raharja Kediri. “Kegiatan ini baru pertama kali diadakan di Kota Kediri. Kebetulan di Kota Kediri belum ada peraturan yang mengatur tentang ambang batas emisi kendaraan bermotor, makanya kegiatan hari ini sifatnya sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kondisi kendaraan dan pentingnya membantu mengurangi polusi udara,” terangnya.

Adapun metode pengecekan yang dilakukan dengan menggunakan alat karbondioksida (CO2) meter yang dipasang pada lubang gas buang (knalpot).  Kemudian hasilnya akan muncul nilai yang selanjutkan diisikan oleh petugas pada kartu hasil uji emisi. “Dari hasil itu akan muncul kendaraan yang lolos uji atau tidak,” ucapnya. Berikut ini penjelasan ambang batas uji emisi gas buang berdasar Permen LHK Nomor 8 Tahun 2023:

1. Kategori M (Angkutan Orang) BBM Bensin

– Kendaraan tahun produksi <2007 kadar karbon monoksida (C0) maksimal 4% dan hidrokarbon (HC) maksimal 1000 ppm,

– Kendaraan tahun produksi 2007-2008 kadar CO maksimal 1% dan HC maksimal 150 ppm,

– Kendaraan tahun produksi >2008 kadar C0 maksimal 0,5% dan HC maksimal 100 ppm.

2. Kategori  N (angkutan barang) dan O (penarik angkutan barang)

– Kendaraan tahun produksi <2007 kadar C0 maksimal 4% dan HC maksimal 1100 ppm.

– Kendaraan tahun produksi 2007-2008 kadar CO maksimal 1% dan HC maksimal 200 ppm.

– Kendaraan tahun produksi >2008 kadar C0 maksimal 0,5% dan HC maksimal 150 ppm.

3. Kategori Jumlah Berat yang Diperbolehkan (JBB) <3,5 ton

– Kendaraan tahun produksi <2010 opasitas 65% HSU.

– Kendaraan tahun produksi 2010-2021 opasitas 40% HSU.

– Kendaraan tahun produksi >2021 opasitas 30% HSU.

4. Kategori  Gross Vehicle Weight (GVW) >3,5 ton

– Kendaraan tahun produksi <2010 opasitas 65% HSU.

– Kendaraan tahun produksi 2010-2021 opasitas 40% HSU.

– Kendaraan tahun produksi >2021 opasitas 35% HSU.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, total kendaraan yang diuji sebanyak 51, dengan rincian: kendaraan kategori solar sebanyak 17 dan kategori bensin sebanyak 34. Pada kategori solar, 15 kendaraan dinyatakan lolos uji dan 2 kendaraan tidak lolos uji. Sedangkan pada kategori bensin, 31 kendaraan dinyatakan lolos uji dan 3 kendaraan tidak lolos uji. “Walaupun saat ini kondisi udara di Kota Kediri masih aman, tapi setidaknya kita bisa mengetahui dan berkontribusi untuk menjaga lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, Budi Prasetyo, Kepala Bengkel Auto2000 Kediri Suharmaji mengatakan teknis pengujian pada unit kendaraan akan diambil sampling data dengan menghidupkan kendaraan, kemudian diakurasi untuk mengetahui unsur gas buangan. “Di situ terlihat apakah masuk ke dalam ambang batas atau melebihi. Bagi yang melebihi ambang batas, kami memberikan rekomendasi kepada pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan mesin kendaraan tersebut,” ujar dia.

Kastawi, pengendara mobil box asal Kelurahan Bangsal merespon positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat baik untuk dilakukan guna menjaga tingkat polutan di Kota Kediri agar tetap baik. Ia berharap kepada pemilik kendaraan yang tidak lolos uji emisi agar segera melakukan perawatan secara rutin agar emisi yang dihasilkan tidak melebihi ambang batas. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penumpang kereta api memadati stasiun wilayah Daop 7 Madiun saat periode Angkutan Lebaran 2026

Data Terbaru Tiket KA Lebaran 2026: Daop 7 Madiun Catat 19.110 Penumpang

Pra‑Musim MotoGP 2026 Resmi Dimulai, Semua Gaspol Mulai Februari!

Prediksi & Analisis Tottenham vs Manchester City Hari Ini

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In