Bacaini.ID, KEDIRI — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo tengah menjadi sorotan warganet. Mereka membandingkan kinerja dan pembawaan Dody dengan menteri sebelumnya Basuki Hadimuljono yang lebih baik dan ramah.
Sosok Dody Hanggodo ramai dibicarakan usai dokumen perjalanan dinasnya ke Amerika Serikat bocor lantaran memuat nama istri serta anaknya sebagai bagian rombongan. Publik menduga biaya perjalanan keluarga ditanggung APBN, meski Kementerian PU menegaskan pembiayaan dilakukan secara pribadi.
Polemik ini semakin ramai setelah beredar video yang memperlihatkan Dody enggan menyalami staf PU. Gestur tersebut dianggap mencerminkan gaya kepemimpinan yang dingin dan elitis, sehingga memicu kritik keras di media sosial.
Untuk meredam polemik, Dody akhirnya membatalkan kunjungan ke New York dan memilih meninjau proyek jembatan di Aceh. Langkah ini dipandang sebagai upaya mengalihkan perhatian publik sekaligus menunjukkan komitmen kerja di lapangan.
Namun, warganet tetap menilai bahwa kontroversi perjalanan dinas dan sikap dingin terhadap bawahan telah meninggalkan kesan negatif yang sulit dihapus.
Profil Dody Hanggodo
- Lahir: Mojokerto, 7 Februari 1966.
- Pendidikan: Teknik Perminyakan ITB (1989), Master Petroleum Engineering University of Tulsa, AS (1992).
- Karier Awal: Petroleum Engineer di Asamera Oil Co., lalu Assistant Vice President Citibank N.A. (1993–1998).
- Sektor Bisnis: Pernah menjadi komisaris di perusahaan sawit dan tambang milik Haji Isam, serta konsultan bisnis energi dan gula.
- Jabatan Politik: Dilantik sebagai Menteri PU pada 21 Oktober 2024 oleh Presiden Prabowo Subianto. Saat ini juga menjabat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat periode 2025–2030.
- Kekayaan: LHKPN 2025 mencatat harta Rp73,6 miliar, termasuk koleksi kendaraan mewah senilai Rp6,4 miliar.
Penulis: Hari Tri Wasono




