• Login
Bacaini.id
Tuesday, April 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Penebar Kebencian Pada Muhammadiyah Ditangkap Bareskrim di Jombang

ditulis oleh Editor
30 April 2023 23:33
Durasi baca: 3 menit

Bacaini.id, JOMBANG – Bareskrim Polri menangkap Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanuddin (APH) di Jombang. Sebelumnya, pemuda itu dilaporkan aktifis PD Muhammadiyah karena melakukan ujaran kebencian di media sosial.

APH ditangkap pada Minggu siang, 30 April 2023. Pria ber-KTP Demak, Jawa Tengah ini kebetulan tengah mudik lebaran Idul Fitri di rumah orang tuanya di Dusun Ketanon, Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang.

“Tadi Kasatreskrim melaporkan, dari Bareskrim Polri minta pendampingan. Ya sudah kita dampingi, ketika menangkap APH,” kata Kapolres Jombang, AKBP Muh Nurhidayat, Minggu petang, 30 April 2023.

Disinggung lebih jauh terkait penangkapan, termasuk bersama siapa saja APH ditangkap, AKBP Nurhidayat enggan menjawab. Menurutnya, hal itu bukan menjadi kewenangan Polres Jombang karena pihaknya hanya mendampingi.

“Cukup itulah, detailnya akan dirilis Bareskrim Polri,” imbuhnya singkat.

Diketahui, APH telah dilaporkan Ormas Islam Muhammadiyah, mulai dari PD Muhammadiyah Kabupaten Jombang yang melapor ke Mapolres Jomban. Kemudian sejumlah elemen yang sama juga melaporkan ke Mapolda termasuk juga Mabes Polri.

Peneliti BRIN ini dilaporkan atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian terhadap individu/kelompok tertentu berdasarkan Sara dan/atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi dengan pasal persangkaan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau pasal 29 Jo pasal 45B Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Perkara ini berawal dari ancaman pembunuhan yang dilontarkan APH saat mengomentari postingan Thomas Jamaluddin, salah seorang peneliti senior BRIN. Perdebatan di akun media sosial Facebook itu pada awalnya membahas perbedaan metode penetapan jatuhnya Idul Fitri 1.444 H.

“Perlu saya halalkan gak neh darah darahnya semua muhammadiah? apalagi muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda Kalender Islam Global dari Gema Pembebasan? banyak bacot emang, sini saya bunuh kalian satu-satu. Silahkan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan saya siap dipenjara. Saya capek liat pengaduhan kalian,” tulis APH dalam komentarnya.

Sontak, komentar tersebut langsung beredar luas dan membuat Muhammadiyah meradang. Mereka langsung melakukan pelaporan ke institusi kepolisian mulai dari daerah hingga pusat.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum, Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Abdul Wahid yang menjadi pelapor APH di Mapolres Jombang mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada aparat penegak hukum atas penangkapan APH.

“Kami bersyukur, karena telah diproses secara transparan dan akuntabel. Supaya ada efek jera terhadap pihak manapun yang melakukan ancaman seperti itu,” kata Abdul Wahid.

Abdul Wahid menambahkan, pihaknya telah mendengar penangkapan APH yang dilakukan kepolisian pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Jombatan, Kecamatan Jombang Kota.

“Kita akan terus mengikuti perkembangannya. Soal damai, kita menunggu keputusan PP Muhammadiyah,” tambah Abdul Wahid.

Untuk diketahui, sebelumnya APH sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Dia mengaku emosional dan mengaku bersalah. APH juga meminta kasus ini bisa diselesaikan dengan baik-baik serta meminta organisasai Muhammadiyah pusat hingga daerah bisa menerima permohonan maafnya.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bareskrim polrijombangmuhammadiyahPolres Jombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

ilustrasi beda usia dalam hubungan

Terungkap! Jarak Usia 3 Tahun Jadi Kunci Hubungan Lebih Langgeng

Ahmad Baharudin dilantik sebagai Plt Bupati Tulungagung usai OTT KPK terhadap Gatut Sunu Wibowo

Ahmad Baharudin Bupati Tulungagung ‘Give Away’ KPK Usai OTT Gatut Sunu

Pemkot Kediri Terapkan WFH di Hari Jumat, Absen Sehari Tiga Kali

  • Ilustrasi sekda. Foto: bacaini.id

    Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK di Pendopo, Sejumlah Pejabat Ikut Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In