• Login
Bacaini.id
Sunday, May 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pencak Dor, Cara Menekan Bentrok Antar Perguruan Silat

ditulis oleh
2 June 2023 20:22
Durasi baca: 2 menit
Pencak dor memperebutkan Piala Komandan Brimob di GOR Jayabaya Kediri. Foto:bacaini/Duwi

Pencak dor memperebutkan Piala Komandan Brimob di GOR Jayabaya Kediri. Foto:bacaini/Duwi

Bacaini.id, KEDIRI – Untuk mengurangi intensitas tawuran antar perguruan silat, Korps Brigade Mobil (Brimob) menggelar kompetisi tarung bebas yang dikenal dengan pencak dor. Ini adalah tradisi yang dilahirkan KH Maksum Djauhari untuk menyelesaikan persoalan secara laki-laki.

Pencak dor adalah event pertandingan yang mempertemukan dua pesilat dalam gelangang tarung. Mereka bebas beradu jotos dan tendangan untuk menjatuhkan lawan. Tak ada peraturan khusus yang mengikat para pesilat, selain menghapus dendam usai turun panggung.

“Di atas lawan, di bawah kawan. Itulah yang diajarkan almarhum Gus Maksum kepada para santrinya yang belajar silat,” kata Zainal Abidin, keponakan KH Maksum Djauhari yang akrab disapa Gus Bidin. Dia adalah penerus tradisi pencak dor yang juga pengajar ilmu silat di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Kultur itulah yang menginspirasi Korps Brimob untuk menggelar event Pencak Dor Kultur. Event ini mengundang seluruh pesilat dari seluruh pelosok tanah air untuk bertarung secara terhormat di panggung pencak dor, memperebutkan Piala Komandan Brimob Komjen Pol. Drs. Anang Revandoko, M.I.Kom.

Dalam pembukaan kompetisi sore tadi di GOR Jayabaya Kediri, Anang mengajak para pendekar silat untuk meneladani kembali ajaran KH Maksum Djauhari. “Tadi saya sowan pimpinan Pondok Lirboyo, betapa luar biasa (pondok ini) sebagai salah satu pondok terbesar di Kediri. Bagaimana Gus Maksum sebagai tokoh yang luar biasa, punya kemampuan dan dedikasi mengajarkan kemampuan santri (belajar) pencak silat,” katanya, Jumat, 2 Juni 2023.

Tak sekedar mempertemukan antar pesilat dari berbagai perguruan, event ini juga menjadi media mencari bakat atlet silat untuk bertanding ke event internasional seperti Road to UFC Champions. “Harapan kami atlet-atlet yang berprestasi di daerah bisa kita kirim ke luar negeri untuk ajang prestasi yang lebih tinggi,” kata Hadi Santoso, ketua panitia.

Rencananya pertandingan yang digelar Sabtu besok akan melibatkan 75 peserta dari seluruh Indonesia. Mereka akan bertanding dalam 5 partai utama, 20 partai perbaikan peringkat, dan 10 partai pencak dor kultur.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: brimobgus maksumLirboyopencak dorsilat
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, pada Kamis, 28 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Prabowo Sebut Hubungan Indonesia-Prancis Fase Terbaik

Ratusan pohon pepaya milik petani Perhutanan Sosial di Desa Jingglong Blitar dirusak orang tak dikenal

Perusakan Tanaman Petani Perhutanan Sosial di Blitar, Pelakunya OTK

Mantan Pejabat Senior CIA Diduga Curi 303 Emas Batangan Senilai Rp714 Miliar

  • Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

    KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In