• Login
Bacaini.id
Thursday, March 19, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Or-Saor, Tradisi Pemuda Bangkalan Bangunkan Sahur

ditulis oleh Editor
21 April 2022 09:04
Durasi baca: 2 menit
Tradisi Or-saor modern pemuda Bangkalan. Foto: Bacaini/Rusdi

Tradisi Or-saor modern pemuda Bangkalan. Foto: Bacaini/Rusdi

Bacaini.id, BANGKALAN – Membangunkan sahur keliling dengan memakai kentongan bambu masih ternyata masih belum luntur. Tradisi Ramadan yang disebut or-saor (sahur-sahur) ini masih dilakukan warga di sejumlah wilayah di Bangkalan.

Or-saor biasanya dilakukan sejumlah pemuda yang berkeliling desa dengan berjalan kaki sambil membunyikan kentongan beserta alat bunyi yang lain. Mereka juga bershalawat mengikuti irama musik dan sambil meneriakkan kata saor atau sahur untuk membangunkan warga.

Namun seiring berkembangnya zaman, tradisi or-saor juga dilakukan dengan menggunakan alat yang lebih canggih yang disebut musik patrol layaknya peralatan yang digunakan untuk orkes musik. Musik patrol juga tidak dilakukan dengan jalan kaki, mereka berkeliling dengan naik truk.

Tidak kalah seru, para pemuda yang juga memainkan alat musik modern itu berada di atas truk berkeliling dari desa ke desa hingga lintas kecamatan sambil bernyanyi. Kegiatan membangunkan sahur ini mereka lakukan usai tadarus Al-Quran sekitar pukul 12 malam sampai pukul 03.00 WIB.

Pemuda Desa Banyubunih, Bangkalan, Badrut Tamam mengatakan tradisi or-saor modern tersebut tidak semata-mata hanya untuk membangunkan orang untuk sahur. Lebih dari itu, tradisi ini dilakukan untuk memperkuat silaturahmi antar pemuda lintas desa, kecamatan bahkan hingga kabupaten.

“Kalau dulu, tradisi membangunkan warga untuk sahur itu dilakukan dengan alat seadanya saja, cukup dengan pentungan dan satu buah drum sudah cukup, sekarang jauh lebih modern dan lebih lengkap alat musiknya,” kata Badrut kepada Bacaini.id, Rabu, 20 April 2022.

Menurutnya, tradisi musik patrol ini hanya dilakukan khusus selama bulan suci Ramadan. Selain bershalawat, para pemuda itu juga menyanyikan lagu-lagu dangdut kekinian layaknya orkes musik di atas panggung.

“Itu salah satu yang kita maksud sebagai ajang silaturahmi, untuk memperbanyak teman di lintas daerah.  Tentunya ini menjadi kebiasaan baru yang bahkan sudah menjadi budaya saat bulan puasa tiba,” terangnya.

Pemuda itu juga menambahkan munculnya musik patrol pada awalnya dari Desa Banyubunih antara tahun 2014-2015 silam. Saat itu musik patrol dilakukan terpusat di simpang tiga ujung utara Desa Banyubunih. Namun seiring berjalannya waktu hingga saat ini, musik patrol dilakukan dengan berkeliling menggunakan kendaraan truk.

“Semoga pemuda Banyubunih terus kompak, sehingga tradisi musik patrol ini terus konsisten dilakukan setiap tahun di bulan puasa,” pungkasnya.

Penulis: Rusdi
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bangkalansahur kelilingtradisi ramadan
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Perubahan Iklim, Suhu Udara Naik 1,5 Derajat Celcius Tahun 2030 - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi penumpang kereta api memadati stasiun saat arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 7 Madiun

Tembus 107 Ribu! Pemudik Kereta Api di Daop 7 Madiun Membludak, Ini Puncaknya

Direktur Eksekutif PAR Alternatif Indonesia, Andi Saputra.

Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras Didesak Masuk Peradilan Umum

Pedagang emas di Jl Sriwijaya, Kelurahan Kemasan, Kota Kediri. Foto: istimewa

Jejak Peradaban Emas di Kelurahan Kemasan Kota Kediri

  • Bkami GM. Foto: istimewa

    Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Al Muhdlor Tulungagung Salat Ied 19 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In