• Login
Bacaini.id
Saturday, February 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

OPM dan Berlakunya Operasi Militer di Papua, BRIN: Waktunya Terapi Kejut

ditulis oleh
22 April 2024 18:32
Durasi baca: 3 menit
OPM dan Berlakunya Operasi Militer di Papua, BRIN: Waktunya Syok Terapi. Foto: Bacaini.id

OPM dan Berlakunya Operasi Militer di Papua, BRIN: Waktunya Syok Terapi. Foto: Bacaini.id

Bacaini.id, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia melalui Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengembalikan sebutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Pengubahan nama KKB menjadi OPM dimulai dari terbitnya surat telegram Panglima TNI tertanggal 5 April 2024. Terminologi OPM diketahui sebutan lama yang merujuk kepada gerakan separatis bersenjata di Papua.

Pengembalian sebutan OPM adalah early warning (peringatan dini). Mereka bukan lagi kelompok kriminal bersenjata atau teroris, melainkan sudah setara GAM (Gerakan Aceh Merdeka) atau RMS (Republik Maluku Selatan).

Apa konsekuensinya? Berlakunya operasi militer seperti halnya pemerintah menerapkan Operasi Seroja di Aceh. Artinya tidak berlaku lagi penegakan hukum pidana sebagaimana pelaku kriminal.

Analis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melihat pemberlakuan operasi militer kepada gerakan OPM memang diperlukan. Hal itu mengingat eskalasi konflik Papua yang terus meninggi.

Operasi militer dinilai bentuk syok terapi pemerintah Indonesia terhadap OPM sembari mempersiapkan dialog Papua jilid II. Sebab dialog perdamaian yang ditawarkan berkali-kali, telah ditolak.

Yang sudah terjadi selama ini OPM menjawab tawaran dialog perdamaian itu dengan berondongan tembakan, aksi penculikan dan mutilasi.

“Pihak Indonesia tidak bisa tinggal diam untuk tidak melakukan shock therapy (terapi kejut). Mungkin harus melakukan operasi militer dulu,” ujar Syafuan Rozi Peneliti Pusat Riset Politik BRIN kepada Bacaini.id Senin (22/4/2024).

Konflik di Papua diketahui sudah berlangsung lama dan tidak kunjung selesai. Bahkan dengan pelekatan nama KKB (sebelumnya OPM), yakni dengan penanganan di kepolisian, eskalasi konflik justru semakin tinggi.

Sepak terjang yang dilakukan OPM bukan lagi skala gangguan keamanan dan teror, melainkan lebih tinggi. Mereka juga tidak berhenti mempengaruhi opini publik, khususnya internasional.

Sejumlah platform media sosial diketahui dipakai OPM untuk memamerkan aksi kekejaman, yakni penembakan, mutilasi serta menyandera pilot dengan tuntutan kemerdekaan.

“Mirip kelompok di Aceh masa lalu. Separatis yang mencoba menekan emosi satu negara yang berdaulat,” terang Syafuan.

Analis BRIN melihat operasi militer merupakan salah satu cara yang harus dimasuki dulu untuk kemudian masuk ke dalam dialog Papua Jilid II. Ibarat mendaki gunung di mana ketika hendak mencapai puncak ada batu yang menghalangi.

Batu penghalang itu harus dipaksa digeser. Menurut Syafuan keberadaan gerakan OPM saat ini sudah serupa kelompok Hamas. Mereka memiliki senjata dan logistik.

Juga secara terbuka memperlihatkan bagaimana bisa menembak, menculik dan mengambil peralatan. OPM merasa yakin dengan kekuatan militer yang dimiliki.

Karenanya jika cara damai sudah tidak bisa lagi dilakukan, kata Syafuan solusinya adalah operasi militer. Perang atau pertempuran dalam operasi militer, kata Syafuan bertujuan membawa mereka ke meja perundingan yang selama ini ditolak.

Jika OPM sudah tidak memiliki cara lagi bertempur, maka meja perundingan akan menjadi solusi satu-satunya. Pada saat operasi militer berlangsung, banyak tuntutan yang bisa ditawarkan.

“Supaya OPM ini juga merasakan pertempuran. Saya bayangkan operasi militernya juga terukur. Indonesia sebelumnya juga punya pengalaman di Timor leste,” jelasnya. (Bersambung)

Penulis: Danny Wibisono
Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bacainiBrinjakartaKKBOPMPapuaTNI
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Anggota Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto saat berkunjung ke Klinik Platinum RSUD dr Soebandi Jember

Klinik Platinum RSD dr Soebandi Bidik Pasien Premium, Pendapatan Melonjak

Direktur RSD Kalisat Jember, Nurullah Hidajahningtyas

Komunikasi Sempat Tersendat, RSD Kalisat Benahi Pelaksanaan UHC

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jember, Anang Dwi Resdianto

27 Titik Infrastruktur di Jember Masuk Daftar Prioritas Perbaikan

  • Pensiunan polisi di Blitar ditemukan tewas tergantung di gudang rumahnya

    Pensiunan Polisi di Blitar Tewas Tergantung di Gudang Rumah, Diduga Ada Masalah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Efek Narkoba yang Picu AKBP Didik Kuncoro Lakukan Penyimpangan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In