Bacaini.id, KEDIRI – Sejumlah pemuda mengaku Bonek, suporter Persebaya Surabaya dihadang petugas keamanan gabungan saat akan menuju Stadion Brawijaya Kediri. Mereka nekat datang ke Kediri, meski pertandingan melawan tuan rumah Persik Kediri digelar dengan aturan tanpa penonton.
Kaporles Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra mengatakan pihaknya terpaksa menghadang rombongan suporter sesuai dengan aturan larangan yang diberlakukan bagi suporter kedua tim, baik tim tuan rumah maupun tim tamu.
“Memang ada rombongan mengaku Bonek yang dihalau saat akan ke Stadion Brawijaya. Anggota yang bertugas menjalankan pengamanan sesuai aturan. Suporter dilarang mendukung langsung di lapangan, karena memang digelar tanpa penonton,” kata AKBP Teddy, Sabtu, 18 Maret 2023.
Menurutnya, rombongan suporter tim berjuluk Bajul Ijo itu datang dengan menggunakan transportasi yang berbeda-beda. Ada yang terlihat turun dari kendaraan umum, kendaraan pribadi bahkan ada juga yang mengaku berjalan kaki dari Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri.
Setelah mendapatkan arahan dari petugas keamanan gabungan, sejumlah suporter mengikuti imbauan petugas dan kembali memutar arah. Namun ada pula yang masih bertahan di titik penyekatan terdekat dengan stadion, tepat di traffic light depan Kodim 0809 Kota Kediri.
Beberapa orang yang masih bertahan sempat minta izin untuk sekedar menyuarakan anthem sebagai dukungan kepada Persebaya Surabaya dari luar area Stadion Brawijaya. Namun anggota keamanan gabungan tetap tegas tidak memberi izin.
“Anggota menghalau secara persuasif untuk memulangkan rombongan. Memang ada yang minta untuk sekedar menyanyi di luar stadion tetapi tetap tidak diizinkan. Pengamanan berjalan kondusif dan aman sampai pertandingan usai,” tandasnya.
Diketahui, laga lanjutan Kompetisi Liga 1 2022/2023 antara Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri hari ini, Sabtu, 18 Maret 2023. Meskipun digelar tanpa penonton, sebanyak 1.800 personel gabungan tetap disiagakan di sejumlah titik.
“Ini demi keamanan serta kenyamanan bersama. Sejak awal sudah saya sampaikan kepada anggota yang bertugas untuk bersikap tegas dan humanis dalam melakukan pengamanan,” imbuhnya.
Penulis: Novira