Bacaini.ID, JEMBER— Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur 2025 di Jember tak hanya memancarkan nuansa religius, tapi juga membawa angin segar bagi sektor pariwisata dan perhotelan. Sejumlah hotel mencatat lonjakan okupansi signifikan selama perhelatan berlangsung, bahkan mencapai 100 persen pada malam pembukaan.
Salah satunya Hotel Java Lotus. General Manager Jeffry Wibisono menyebut tingkat hunian mencapai rata-rata 60 persen sepanjang 11–20 September, dengan puncak okupansi terjadi pada Sabtu malam saat pembukaan MTQ.
“Kalau dari peserta MTQ sekitar 60 persen. Saat pembukaan bisa penuh 100 persen, karena banyak tamu pejabat yang hadir,” ungkap Jeffry pada Sabtu (13/9/2025) siang.
Dua pemerintah daerah tercatat ikut memesan kamar, yakni Pemkab Sampang sebanyak 40 kamar dan Pemkab Jember 35 kamar. Lonjakan ini jauh di atas okupansi normal yang biasanya hanya 20–30 persen pada akhir pekan.
“Artinya ada tambahan 30 persen. Ini signifikan bagi perputaran bisnis hotel di Jember,” jelasnya.
Persiapan pun dilakukan sejak jauh hari, termasuk memperbesar kapasitas musala dari 20 menjadi 100 orang. Jeffry menyebut, event berskala besar seperti MTQ terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal. Ia berharap kegiatan serupa dijadwalkan pada akhir pekan agar dampak ekonominya makin terasa.
Selain wisatawan domestik, Jember juga mulai dilirik turis mancanegara. Tahun ini, hotelnya menerima tamu dari Spanyol, menyusul kunjungan sebelumnya dari Belanda, Jerman, Belgia, dan Rusia.
“Jember ini punya potensi geowisata yang kuat. Banyak turis Eropa yang melintas di jalur overland Jawa–Bali singgah di sini,” katanya.
Penulis : Mega





