• Login
  • Register
Bacaini.id
Friday, August 29, 2025
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mitos-mitos Imlek, Mulai Pantang Makan Bubur Hingga Dilarang Keramas

ditulis oleh Editor
26/01/2025
Durasi baca: 2 menit
532 6
0
Mitos-mitos Imlek, Mulai Pantang Makan Bubur Hingga Dilarang Keramas

Mitos-mitos Imlek, Mulai Pantang Makan Bubur Hingga Dilarang Keramas. (foto ilustrasi/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Bagi etnis Tionghoa, awal tahun baru Imlek dipercaya akan memengaruhi seluruh tahun yang akan dilewati.

Karenanya, selama perayaan tahun baru Imlek ada beberapa hal yang dianggap tabu dilakukan lantaran diyakini membawa sial setahun ke depan.

Tahun Baru Imlek di Tiongkok dirayakan selama 15 hari dan dikenal sebagai Festival Musim Semi.

Di Indonesia, perayaan puncak Imlek dikenal sebagai Cap Go Meh yang dirayakan tanggal 15.

Dikutip dari China Highlights, berikut beberapa mitos Imlek yang dipercaya hingga saat ini.

Pantang Makan Bubur dan Daging

Bubur dianggap sebagai makanan orang miskin. Karenanya, pantang makan bubur pada tahun baru Imlek.

Memulai tahun dengan ‘kemiskinan’ dianggap sebagai pertanda buruk.

Sementara daging adalah makanan yang tidak disukai dewa-dewa karena harus lebih dulu membunuh (binatang) sebelum mengolahnya sebagai makanan.

Pantangan daging di tahun baru ini terutama dilakukan oleh penganut Buddha.

Pantang Berkata Negatif

Pada saat tahun baru tidak boleh mengatakan kalimat-kalimat negatif. Terutama yang berhubungan dengan kematian, penyakit, kemiskinan, hantu dan lainnya.

Pantang Menyapu dan Buang Sampah

Tanggal 1 tahun baru, pantang untuk menyapu karena dianggap akan ‘menyapu’ kekayaan.

Buang sampah juga dihindari karena diasosiasikan sebagai buang keberuntungan.

Pantang Mencuci dan Potong Rambut

Pada hari tahun baru imlek dilarang mencuci dan potong rambut.

Dalam bahasa Mandarin, rambut memiliki pelafalan yang sama dengan kata yang berarti menjadi kaya.

Karenanya mencuci rambut dianggap akan ‘mencuci harta benda’.

Sementara memotong rambut mitosnya dapat membawa sial bagi keluarga.

Pantang Mencuci Baju

Mencuci baju pada hari pertama dan kedua tahun baru harus dihindari. Kedua hari tersebut dirayakan sebagai hari kelahiran dewa air.

Mencuci pakaian, yang berarti membuang air, dianggap tidak menghormati dewa air, dan bisa menghambat rezeki.

Dilarang Menjahit

Dulu, perempuan banyak yang menjahit untuk pakaian mereka. Pada saat tahun baru, kegiatan ini harus dihentikan.

Memulai tahun baru dengan menjahit dipercaya akan banyak mendatangkan kesulitan. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: makan buburmitosMitos imlekTahun baru Imlek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jamasan pusaka di pendopo Kabupaten Trenggalek

Jamasan Pusaka di Trenggalek Sambut Hari Jadi ke-831

Upaya Pemkot Blitar menekan angka pengangguran

Pengangguran di Kota Blitar 5,11 Persen, Ini yang Dilakukan Pemkot

fenomena female breadwinners atau perempuan pencari nafkah keluarga

Female Breadwinners: Perempuan Menafkahi Keluarga Kian Marak

  • Bupati Blitar merayakan puncak hari jadi yang dibayangi isu gratifikasi

    Isu Gratifikasi Membayangi Puncak Hari Jadi Blitar

    2847 shares
    Share 1139 Tweet 712
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    15521 shares
    Share 6208 Tweet 3880
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    16612 shares
    Share 6645 Tweet 4153
  • PAK APBD Blitar Gagal Terus, DPRD: Ada Apa dengan Bupati?

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Ultimatum Untuk Bupati Blitar dan Wabup Beky dari GPI

    747 shares
    Share 299 Tweet 187

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL

© 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist