Bacaini.ID, JEMBER – Wajah perkotaan Jember kini tengah mengalami metamorfosis visual yang cukup menarik perhatian publik. Mulai dari penataan kawasan publik hingga proyek revitalisasi infrastruktur seperti di Jalan R.A Kartini yang diproyeksikan menjadi pusat Jember Street Food, sentuhan warna merah muda atau pink tampak mendominasi berbagai sudut fasilitas milik pemerintah daerah.
Transformasi estetika ini bukan sekadar polesan dekoratif musiman. Bupati Jember Muhammad Fawait memiliki visi jangka panjang agar identitas visual tersebut bisa mengakar kuat dan menjadi branding permanen bagi Kota Suwar-Suwir, serupa dengan Malang yang lekat dengan warna biru atau Surabaya yang identik dengan hijau.
Hal tersebut diungkapkan Bupati yang akrab disapa Gus Fawait saat menjadi narasumber dalam siniar Wadul Gus’e bertajuk “Millennial vs Gen Z”, Selasa (1/9/2026). Di hadapan para tamu undangan yang mempertanyakan dominasi warna tersebut, ia menegaskan bahwa pilihan warna pink murni langkah kultural pembangunan identitas kota dan sama sekali tidak terafiliasi dengan golongan, ormas, agama, maupun partai politik tertentu.
“Tidak ada partai warna pink, tidak ada agama yang identik dengan warna pink, tidak ada golongan atau ormas yang warna pink,” ujar Gus Fawait,
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pembentukan branding sebuah wilayah memerlukan konsistensi dan proses panjang, layaknya produk komersial yang awalnya asing sebelum akhirnya melekat di benak masyarakat. Ia bahkan menceritakan bahwa warna cerah tersebut sempat mendapat atensi khusus dan dikaitkan langsung dengan Jember oleh seorang mantan Presiden Republik Indonesia.
Mengingat masa jabatan kepala daerah yang memiliki batasan waktu, Gus Fawait berharap identitas positif ini tidak mandek atau hilang berganti rezim. Ia optimistis bahwa kepemimpinan di masa mendatang akan terus merawat dan melanjutkan program-program yang dinilai memberikan dampak baik bagi kemajuan daerah.
“Saya yakin bupati setelah kita, kita enggak usah berpikir negatif selalu. Harus kita optimistis. Selama itu positif, pasti akan diteruskan oleh mereka,” pungkasnya. (meg/adv)




