• Login
Bacaini.id
Friday, May 8, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Maulid Nabi, Inilah 3 Keajaiban Ketika Rasulullah SAW Lahir

ditulis oleh Editor
7 October 2022 16:55
Durasi baca: 3 menit
Foto: Unsplash

Foto: Unsplash

Bacaini.id, KEDIRI – Tanggal 12 Rabiul Awal 571 M mencatat sejarah penting bagi umat Islam, yakni Maulid Nabi Muhammad SAW. Hari itu seorang bayi laki-laki dengan sejumlah keistimewaan lahir di Makkah, Arab Saudi.

Ditunjuk Allah SWT sebagai Nabi Akhir Zaman sekaligus junjungan bagi umat muslim, Nabi Muhammad lahir dari rahim Siti Aminah, ibunya, dengan keistimewaan atau keajaiban.

Dalam artikel ini, Bacaini.id merangkum sejumlah keajaiban ketika Nabi Muhammad lahir di bumi.

1. Lahir dalam keadaan sujud

Jika pada umumnya seorang bayi lahir dalam keadaan menangis dan belum bisa apa-apa, Nabi Muhammad lahir dalam keadaan sujud. Begitu lahir, beliau langsung menggenggam tanah dengan tangannya yang mulia. Semua jari-jarinya mengenggam kecuali jari telunjuknya

Sayyidatina Aminah binti Wahab, berkata: “Saat aku melahirkanya, bayinya tidak jatuh ke bumi seperti umumnya bayi, ia lahir dalam keadaan meletakkan kedua tanganya di atas bumi dan mengangkat kepalanya ke langit.”

“Begitu lahir dari rahim Siti Aminah, Nabi Muhammad sujud lalu mengangkat kedua tangannya seperti orang berdoa.” (Jalaluddin as-Suyuti, Khasaishul Kubra, 2017: 82).

2. Lahir dalam keadaan sudah dikhitan

Khitan menjadi kewajiban bagi setiap muslim yang sudah menginjak usia baligh. Namun akan lebih baik jika khitan dilakukan pada saat usia dini, kurang lebih usia tujuh tahun. Hal ini tidak terjadi dengan Rasulallah SAW karena beliau dilahirkan dalam keadaan sudah dikhitan. Tali pusarnya pun telah terlepas.

Imam Hakim mengatakan bahwa, riwayat yang menjelaskan Nabi dilahirkan dalam keadaan terkhitan dan telah lepas tali pusarnya adalah riwayat yang telah mencapai derajat mutawatir.

Yaitu, hadits yang berasal dari Rasulullah SAW yang disampaikan secara bersamaan oleh orang-orang kepercayaan (beberapa sahabat) dengan cara yang mustahil mereka bisa bersepakat untuk berdusta.

3. Pertama kali dinamakan Muhammad

Secara bahasa, ‘muḫammad’ merupakan isim maf’ul dari kata ‘ḫamdun’ yang berarti pujian. Nama ini merupakan salah satu kosa kata bahasa Arab yang semestinya tidak begitu asing di kalangan masyarakat Makkah kala itu tetapi tidak pernah dipakai oleh orang Arab.

Nama tersebut baru pertama kali dipakai oleh Nabi Muhammad SAW yang diberikan oleh sang kakek, Abdul Munthalib. Sebab, sang kakek menghendaki cucunya kelak menjadi orang yang dipuji seluruh makhluk.

Imam Ibnu Qutaibah mengatakan, ini merupakan peristiwa luar biasa yang menjadi salah satu pertanda akan dilahirkannya Nabi Muhammad. Hal ini sengaja Allah lakukan demi menjaga kesucian Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad dilahirkan dalam keadaan yatim. Ayahandanya wafat saat beliau masih dalam kandungan. Tak lama kemudian kehilangan kakeknya, Abdul Muttholib. Beliau juga terlahir dengan Khatam al-Nubuwwah (stempel/tanda kenabian) yang melekat di antara kedua bahu beliau.

Penulis: Novira
Diolah dari berbagai sumber

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Keistimewaan Nabi MuhammadMaulid Nabi Muhammad
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Audiensi ALMAS PUMA dengan Pemkab Trenggalek terkait Camat Pule

Camat Pule Trenggalek Dipaksa WFH, Pemkab Tunggu Rekomendasi Mutasi dari BKN

Tampilan aplikasi Friendster terbaru di iPhone dengan konsep media sosial anti algoritma dan desain minimalis

Friendster Kembali Hadir, Media Sosial Anti Algoritma yang Bikin Anak Warnet Nostalgia

Ratusan anggota PSHT Kabupaten Blitar menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Blitar dengan mengenakan pakaian hitam dan membawa poster tuntutan

PSHT Kabupaten Blitar Gelar Aksi Damai, Desak Pemda dan Polisi Tertibkan Kelompok Ilegal

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In